Jawa Pos Radar Madiun – Penampilan interaktif yang membandingkan tokoh populer masa kini dengan keteladanan Rasulullah sukses disuguhkan oleh peserta ke-22, Yaqdhan Aswangga, di panggung Grand Final Festival Dai Cilik 2026.
Siswa dari MIN 3 Ponorogo ini tampil percaya diri dengan pembawaan ekspresif dan intonasi jelas di Atrium Suncity Mall Madiun, Sabtu (14/2).
Ia langsung mencairkan suasana lewat pertanyaan menggelitik kepada hadirin.
"Siapa di sini punya idola? Spiderman, Lionel Messi, atau Upin-Ipin?" tanyanya memancing respons.
Setelah mendapat jawaban beragam dari penonton, Yaqdhan dengan tegas mengarahkan audiens pada satu sosok yang menurutnya paling pantas diidolakan.
"Ada satu idola paling keren sepanjang masa, yakni Nabi Muhammad SAW," tegasnya.
Tiga Alasan Nabi Lebih Keren dari Superhero
Dalam tausiyah bertema Meneladani Sifat Rasulullah di Bulan Ramadan, Yaqdhan memaparkan tiga alasan mengapa Rasulullah adalah sosok paling hebat untuk diteladani.
Pertama, soal kedermawanan. Ia menyebut Rasulullah memberi tanpa rasa takut miskin.
"Ramadan harus menjadi momentum untuk mengikis sifat kikir dan memperbanyak sedekah," ujarnya.
Kedua, kemampuan menjaga lisan dan hati. Menurutnya, puasa bukan sekadar menahan lapar, tetapi juga membersihkan hati dari prasangka dan amarah.
Ketiga, kegigihan beribadah. Yaqdhan menyentil kebiasaan sebagian orang yang mulai loyo di akhir puasa. Padahal, Rasulullah justru semakin "gas pol" ibadahnya di penghujung Ramadan.
Di akhir ceramahnya, Yaqdhan mengajak seluruh hadirin menjadikan Ramadan sebagai latihan meneladani akhlak Rasulullah.
Penampilannya ditutup dengan manis lewat sebuah lagu ajakan meneladani Nabi. "Mari kita bersalawat bersama-sama," ajaknya yang membuat suasana mal menjadi khidmat sekaligus penuh semangat. (*)
Editor : Mizan Ahsani