Jawa Pos Radar Ponorogo – Pemkab Ponorogo mengalokasikan anggaran belanja tidak terduga (BTT) untuk memperbaiki jembatan di Dusun Kidul, Desa Jonggol, Kecamatan Jambon. Infrastruktur tersebut rusak akibat banjir awal Maret lalu.
Kalaksa BPBD Ponorogo, Masun, mengatakan jembatan ambrol setelah abutment sisi utara tergerus.
’’Sementara diperbaiki darurat oleh warga dipasang sesek agar bisa dilalui pejalan kaki,’’ ujarnya, Minggu (5/4).
Akibat kerusakan itu, jembatan tidak bisa dilalui kendaraan.
Kerusakan jembatan berdampak pada sekitar 900 jiwa dari lima RT.
Warga yang tidak berani melintas harus memutar hingga lima kilometer melalui jalan rusak.
Jembatan tersebut juga menjadi akses menuju dua lembaga pendidikan.
Pemkab menetapkan status tanggap darurat infrastruktur selama dua bulan.
Langkah ini memungkinkan perbaikan menggunakan anggaran BTT.
’’Karena ini mendesak, kami ajukan perbaikan melalui BTT,’’ jelasnya.
Perbaikan jembatan ditargetkan selesai dalam dua bulan.
Proyek dikerjakan Dinas PUPKP Ponorogo.
Kebutuhan anggaran masih dalam perhitungan.
Jembatan Jonggol menjadi infrastruktur kelima yang diperbaiki melalui BTT tahun ini.
Sebelumnya, perbaikan dilakukan di Desa Wagir Lor (Ngebel), Paringan (Jenangan), Grogol (Sawoo), dan Nambak (Bungkal). (gen/kid)
Editor : Hengky Ristanto