Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Longsor Banaran Ponorogo, 18 Jiwa Sempat Terisolir

Sugeng Dwi N. • Senin, 6 April 2026 | 21:40 WIB
Petugas dan warga membersihkan material longsor yang menutup akses Dusun Gondangsari, Desa Banaran. SUGENG DWI N/RADAR PONOROGO
Petugas dan warga membersihkan material longsor yang menutup akses Dusun Gondangsari, Desa Banaran. SUGENG DWI N/RADAR PONOROGO

Jawa Pos Radar Ponorogo – Longsor tebing setinggi 30 meter kembali terjadi di Desa Banaran, Kecamatan Pulung, Minggu (5/4).

Peristiwa ini memicu trauma lama warga atas bencana besar 1 April 2017.

Longsor terjadi sekitar pukul 12.30 setelah hujan deras mengguyur selama 1,5 jam.

Material longsor menutup akses jalan Dusun Gondangsari.

Akibatnya, enam kepala keluarga (KK) atau 18 jiwa sempat terisolir.

Kepala Desa Banaran, Sarnu, mengatakan longsor juga menerjang rumah warga.

’’Ada enam titik rumah yang terdampak, tiga rusak ringan, sisanya terisolir,’’ ujarnya, Senin (6/4).

Warga bersama TNI, Polri, dan BPBD melakukan pembersihan material.

Akses kini sudah kembali terbuka.

Meski terbuka, jalan masih licin dan sulit dilalui.

Perbaikan juga dilakukan di rumah terdampak.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Warga diminta mengungsi jika hujan kembali turun.

Warga mengaku trauma karena longsor kerap terjadi saat musim hujan.

Peristiwa besar 2017 masih membekas.

’’Masih takut kalau musim penghujan,’’ ujar Wahyudin. (gen/kid)

Editor : Hengky Ristanto
#BPBD Ponorogo #bencana #Pulung #banaran #longsor ponorogo