PONOROGO – Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang sekolah dasar (SD) akan segera digelar.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menjadwalkan asesmen berbasis daring tersebut berlangsung pada 20 hingga 30 April.
TKA dirancang untuk mengukur capaian akademik siswa secara objektif, terutama dalam aspek literasi dan numerasi.
Materi yang diujikan mencakup Bahasa Indonesia dan Matematika.
Kepala Dinas Pendidikan Ponorogo Nurhadi Hanuri menegaskan, TKA bukan penentu kelulusan siswa.
Namun, hasil asesmen tetap menjadi pertimbangan penting dalam melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya.
’’Kami instruksikan ke kepala sekolah dan guru untuk menyiapkan dan memotivasi siswa ikut TKA, walaupun sebenarnya tidak wajib,’’ ujarnya.
Menurut Nurhadi, TKA dapat menjadi indikator kemampuan akademik siswa sekaligus menjadi tiket untuk melanjutkan ke SMP.
Pelaksanaan ujian dilakukan secara daring menggunakan perangkat masing-masing siswa. Karena itu, kesiapan infrastruktur jaringan menjadi perhatian utama.
Terkait potensi kendala di wilayah blank spot, Dindik memastikan seluruh sekolah telah terhubung dengan akses internet.
Koordinasi juga dilakukan dengan penyedia layanan jaringan untuk memastikan kelancaran selama pelaksanaan TKA.
Langkah tersebut diambil untuk mengantisipasi gangguan seperti yang pernah terjadi di wilayah Ngebel saat pelaksanaan TKA jenjang SMP sebelumnya.
’’Harapannya tidak ada gangguan, karena ini prosesnya panjang jadi bisa bergantian,’’ ujarnya. (gen/kid)
Editor : Hengky Ristanto