Jawa Pos Radar Ponorogo – Penjualan hewan kurban di Ponorogo mulai menggeliat jelang Idul Adha.
Peternak pun berlomba menawarkan sapi premium lengkap dengan layanan tambahan untuk menarik minat pembeli.
Salah satunya dilakukan Danang Saputro, peternak asal Desa Wagir Kidul, Kecamatan Pulung.
Dia menyiapkan berbagai jenis sapi jumbo berbobot hingga satu ton.
Jenis sapi yang ditawarkan beragam. Mulai sapi lokal, sapi Bali, simental, limosin hingga belgian blue.
Harga jualnya bervariasi sesuai bobot dan jenis, mulai Rp 23 juta hingga ratusan juta rupiah.
“‘Jenisnya premium, jadi dagingnya banyak berbobot dan rapat,’’ kata Danang, kemarin (11/5).
Pria yang juga berprofesi sebagai dokter hewan itu mengaku kualitas sapi menjadi prioritas utama.
Karena itu, perawatan dilakukan ketat sejak pemilihan bibit hingga masa penjualan.
Pakan yang diberikan menggunakan konsentrat dan hijauan seperti rumput gajah serta silase jagung.
Selain itu, ternak rutin mendapat vitamin, vaksinasi, hingga obat cacing.
“‘Pakan menggunakan konsentrat dan hijauan seperti rumput gajah serta silase jagung. Rutin diberi vitamin, vaksinasi dan obat cacing,’’ ungkapnya.
Tak hanya menjual sapi premium, Danang juga menawarkan layanan tambahan berupa perawatan gratis hingga hari penyembelihan dan jasa pengiriman ke lokasi pembeli.
Menurut dia, layanan plus-plus tersebut ikut mendongkrak harga jual sapi sekitar 10 hingga 20 persen setiap tahun.
“‘Kalau menjelang Idul Adha ini harus ekstra, karena persaingannya juga ketat,’’ ujarnya.
Sementara itu, pembeli bernama Sujarno mengaku tertarik membeli karena kualitas sapi dinilai sehat dan terawat.
“‘Sapinya sehat dan yang merawat orang yang memang paham soal kesehatan hewan,’’ katanya. (gen/kid)
Editor : Hengky Ristanto