Jawa Pos Radar Ponorogo – Aktivitas perdagangan hewan kurban di Pasar Hewan Jetis mulai menggeliat menjelang Idul Adha.
Permintaan sapi meningkat tajam, sebaliknya penjualan kambing justru lesu.
Kemarin (15/5), ratusan pembeli memadati pasar hewan untuk mencari sapi kurban.
Tingginya permintaan membuat harga sapi terus merangkak naik.
Pedagang ternak asal Trenggalek Ahmad Saiful Wahid mengatakan, penjualan sapi tahun ini meningkat dibanding Idul Adha sebelumnya.
“Tahun ini yang beli sapi semakin banyak dibanding sebelumnya,” ujarnya.
Menurut Ahmad, tiga ekor sapi dagangannya langsung ludes dalam sehari.
Bahkan selama sebulan terakhir dia mengaku sudah menjual sekitar 60 ekor sapi.
Jumlah tersebut melampaui penjualan Idul Adha tahun lalu yang mencapai 50 ekor.
Dia memprediksi penjualan sapi tahun ini bisa menembus 100 ekor hingga mendekati hari raya.
“Banyak kelompok arisan atau organisasi yang sekarang memilih sapi,” katanya.
Harga sapi kurban saat ini berkisar Rp 23 juta hingga Rp 25 juta per ekor.
Sedangkan sapi jumbo berbobot sekitar setengah ton dibanderol hingga Rp 29 juta.
Harga tersebut naik sekitar Rp 3 juta dibanding bulan lalu dan diperkirakan masih akan meningkat mendekati Idul Adha.
Di sisi lain, kondisi berbeda terjadi pada penjualan kambing.
Pedagang asal Kecamatan Sawoo Sukrianto mengatakan, permintaan kambing justru menurun meski harga relatif lebih murah.
Saat ini kambing kurban dijual sekitar Rp 3 juta hingga Rp 4 juta per ekor.
Namun tingginya pasokan dari luar daerah membuat penjualan kambing lesu.
“Banyak yang nggak laku kalau kambing. Stoknya banyak, tapi peminat turun,” tandasnya. (gen/kid)
Editor : Hengky Ristanto