Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Teror Ular Masuk Rumah Warga, Sehari Damkar Ponorogo Evakuasi Kobra dan Piton

Sugeng Dwi N. • Rabu, 3 Juni 2026 | 03:00 WIB
PENANGANAN KHUSUS: Petugas Satpol PP dan Damkar Ponorogo mengevakuasi ular piton yang masuk rumah warga di Desa Patihan Kidul, Kecamatan Siman, Senin (1/6).
PENANGANAN KHUSUS: Petugas Satpol PP dan Damkar Ponorogo mengevakuasi ular piton yang masuk rumah warga di Desa Patihan Kidul, Kecamatan Siman, Senin (1/6).

Jawa Pos Radar Ponorogo – Teror ular yang masuk ke rumah warga kembali meresahkan masyarakat Ponorogo.

Dalam sehari, Senin (1/6), Satpol PP dan Damkar Ponorogo menerima dua laporan kemunculan ular di lokasi berbeda, termasuk seekor kobra yang bersembunyi di atap rumah warga.

Kabid Damkar dan Penyelamatan Satpol PP dan Damkar Ponorogo Bambang Supeno mengatakan, peristiwa yang paling menyita perhatian terjadi di Kelurahan Setono, Kecamatan Jenangan.

Seekor ular kobra masuk ke rumah warga dan bersembunyi di sela-sela genting.

Petugas harus berjibaku selama sekitar satu setengah jam untuk menangkap ular berbisa tersebut karena terus berpindah posisi di atas atap rumah.

“Posisinya di genting sehingga petugas harus terus mengikuti pergerakannya di atap rumah,” kata Bambang.

Sebelumnya, pada pukul 06.05 WIB, petugas juga menerima laporan adanya ular piton yang masuk ke rumah warga di Desa Patihan Kidul, Kecamatan Siman.

Ular sepanjang sekitar tiga meter itu ditemukan berada di blandar rumah sehingga proses evakuasi harus menggunakan tangga dan dilakukan secara hati-hati.

“Posisinya berada di atas, petugas harus lebih berhati-hati saat melakukan penanganan,” tambahnya.

Menurut Bambang, meningkatnya kemunculan ular di kawasan permukiman diduga berkaitan dengan banyaknya populasi tikus yang menjadi sumber makanan satwa tersebut.

Karena itu, masyarakat diminta menjaga kebersihan lingkungan, mengelola sampah dengan baik, serta mengurangi potensi berkembangnya populasi tikus di sekitar rumah.

Selain itu, warga juga diimbau tidak melakukan penanganan sendiri apabila menemukan ular maupun satwa liar berbahaya lainnya.

“Segera laporkan kepada petugas agar bisa ditangani dengan aman,” ujarnya.

Bambang menyebut layanan nonkebakaran yang ditangani Damkar Ponorogo terus meningkat dalam beberapa waktu terakhir.

Selain evakuasi ular, petugas juga kerap menerima laporan penanganan sarang tawon, penyelamatan hewan liar, hingga berbagai operasi penyelamatan lainnya.

“Belakangan laporan non-kebakaran sering masuk, ini menandakan masyarakat semakin sadar,” tandasnya. (gen/kid)

Editor : Hengky Ristanto
#evakuasi ular #damkar ponorogo #ular piton #ular kobra #ponorogo