Jawa Pos Radar Ponorogo – Wajah Alun-Alun Ponorogo terus dipercantik menjelang pelaksanaan Grebeg Suro 2026.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah empat patung macan ikonik di sudut alun-alun yang kini menjalani pengecatan ulang.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Ponorogo melakukan pemeliharaan terhadap patung yang telah menjadi salah satu penanda kawasan pusat kota tersebut.
Seluruh patung dicat ulang dengan warna putih agar tampil lebih bersih dan mencolok.
Kabid Pengelolaan Sampah dan Pertamanan DLH Ponorogo Adhi Fahrianto mengatakan, pekerjaan dilakukan oleh dua tim yang diterjunkan secara khusus untuk menyelesaikan pengecatan.
Targetnya, seluruh proses pemeliharaan rampung pada Jumat (5/6) sehingga kawasan alun-alun siap menyambut berbagai agenda Grebeg Suro.
"Semua patung kami cat ulang dengan warna putih agar lebih tegas, karena sebelumnya sudah mulai pudar dan rusak," kata Adhi.
Patung macan yang berada di empat sudut Alun-Alun Ponorogo tersebut dibangun sejak 1994 dan menjadi salah satu ikon yang cukup dikenal masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung ke pusat kota.
Selain melakukan pengecatan, DLH juga menata kawasan sekitar patung agar lebih nyaman bagi pengunjung.
Salah satunya dengan memastikan area di sekitar patung tetap steril dari aktivitas pedagang.
Upaya tersebut dilakukan melalui koordinasi dengan Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro (Disperdakum) Ponorogo.
Tujuannya untuk mengembalikan fungsi ruang terbuka hijau (RTH) sebagai area publik yang nyaman dan tertata.
Tak hanya itu, DLH juga menambah lampu sorot di sekitar patung.
Penambahan pencahayaan tersebut diharapkan membuat patung macan tampil lebih menarik saat malam hari sekaligus menjadi spot foto bagi pengunjung.
"Sekitar patung di semua sudut steril, jadi pengunjung bisa duduk santai," ungkap Adhi. (gen/kid)
Editor : Hengky Ristanto