Jawa Pos Radar Madiun – Pemkab Ponorogo segera menggelar seleksi terbuka (selter) jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) pada awal Juli 2026.
Langkah tersebut diprioritaskan untuk mengisi sejumlah kursi kepala organisasi perangkat daerah (OPD) yang kosong sebelum pelaksanaan mutasi pejabat.
Sekretaris Daerah (Sekda) Ponorogo Agus Sugiarto mengatakan, skema pengisian jabatan kali ini berbeda dari sebelumnya.
Pemkab memilih mendahulukan seleksi terbuka guna mengisi posisi yang ditinggalkan pejabat pensiun, baru kemudian melakukan mutasi sesuai kebutuhan organisasi.
"Selter dahulu, baru mutasi, yang kosong kami isi baru nanti kalau dibutuhkan ada mutasi," kata Agus Sugiarto, Selasa (30/6).
Pria yang akrab disapa Ugin itu juga menjabat Ketua Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat).
Menurutnya, pelaksanaan selter akan dilakukan secara bertahap dengan memprioritaskan OPD yang paling membutuhkan pejabat definitif.
Kebijakan tersebut diambil agar proses pengisian jabatan lebih efektif sekaligus memberi kesempatan kepada aparatur sipil negara (ASN) untuk mengikuti tahapan seleksi berikutnya.
"Kami sesuaikan dengan urgensi kebutuhan organisasinya, berapa kursi (lelang, Red) belum bisa kami sampaikan," ujarnya.
Saat ini sedikitnya terdapat 10 jabatan pimpinan tinggi pratama setingkat eselon II serta dua jabatan direktur yang masih dijabat pelaksana tugas (Plt).
Sejumlah posisi tersebut di antaranya Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Kepala Badan Pendapatan, Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD), hingga Direktur RSUD dr. Harjono Ponorogo. (gen/kid)
Editor : Hengky Ristanto