Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

SICP Antar SMAN 3 Ponorogo Jadi Cambridge Center School, Siapkan Lulusan Berstandar Global

Tim Magang Radar Madiun • Rabu, 1 Juli 2026 | 08:45 WIB
Kepala SMAN 3 Ponorogo Suratno menerima penghargaan Innovative Learning dari Direktur Jawa Pos Radar Madiun Ockta Prana Lagawira dalam ajang Radar Madiun Education Awards 2026. (BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN)
Kepala SMAN 3 Ponorogo Suratno menerima penghargaan Innovative Learning dari Direktur Jawa Pos Radar Madiun Ockta Prana Lagawira dalam ajang Radar Madiun Education Awards 2026. (BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN)

Jawa Pos Radar Madiun - SMAN 3 Ponorogo memperkuat kualitas pendidikan berwawasan internasional melalui Smaga International Class Program (SICP). 

Program yang berjalan sejak tahun pelajaran 2022/2023 itu mengantarkan SMAN 3 Ponorogo memperoleh sertifikat Cambridge International Education dan ditetapkan sebagai Center School penyelenggara ujian Cambridge. 

Pun, meraih penghargaan Radar Madiun Education Awards 2026 kategori Innovative Learning. 

Pengakuan itu menandakan sekolah telah memenuhi standar sarana, laboratorium, dan tenaga pengajar bertaraf internasional.

SICP mengintegrasikan Kurikulum Merdeka dengan Kurikulum Cambridge pada mata pelajaran Matematika, Bahasa Inggris, Fisika, Biologi, dan Kimia. 

‘’Kurikulum Cambridge dirancang untuk membentuk siswa yang percaya diri, bertanggung jawab, reflektif, inovatif, dan terlibat aktif dalam kehidupan sosial.

Baca Juga: Satu Dekade Program Tahfidz, SMPN 1 Dagangan Sukses Wisuda 106 Siswa

Fokusnya bukan hanya pada penguasaan materi, tetapi juga kemampuan berpikir kritis, analitis, dan kreatif,’’ kata Kepala SMAN 3 Ponorogo Suratno.

Melalui pendekatan deep subject knowledge dan pembelajaran berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS), siswa didorong memahami konsep secara mendalam, bukan sekadar menghafal materi.

Pembelajaran juga dilakukan secara bilingual menggunakan bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.

Untuk mendukung program tersebut, sekolah melakukan sinkronisasi silabus Cambridge dengan Kurikulum Merdeka, pelatihan guru bersertifikat Cambridge, modernisasi laboratorium dan perpustakaan, hingga menghadirkan program pendukung seperti Special Care Study (SCS), Joyful English Day (JED), Career Development, pendampingan siswa berprestasi, serta ujian sertifikasi Cambridge.

Baca Juga: Raih Status Kandidat Rujukan Google, SMPN 1 Dolopo Terapkan Pembelajaran Full Elektronik

Menurut Suratno, lulusan program Cambridge memiliki peluang lebih luas untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi ternama dunia maupun kampus unggulan dalam negeri.

Selain penguasaan akademik, siswa juga dibekali kemampuan bahasa Inggris, keterampilan memecahkan masalah, dan daya saing global. 

‘’Kami ingin melahirkan generasi Ponorogo yang tetap berakar pada nilai-nilai Pancasila, namun memiliki kompetensi akademik, kemampuan bahasa, dan wawasan internasional sehingga siap bersaing di tingkat dunia,’’ ungkapnya. (osi/kid/*)

Editor : Tim Content Writer Radar Madiun
#Penghargaan #Radar Madiun Education Awards 2025 #ponorogo