Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Dihadiri Wamenko Pangan, Universitas Muhammadiyah Ponorogo Mulai Bangun Klinik Pratama Al-Manar

Titis Osi Kurniawan • Minggu, 5 Juli 2026 | 21:34 WIB
Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan dr Hanif Faisol Nurofiq menghadiri prosesi peletakan batu pertama pembangunan Klinik Pratama Al-Manar Universitas Muhammadiyah Ponorogo.
Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan dr Hanif Faisol Nurofiq menghadiri prosesi peletakan batu pertama pembangunan Klinik Pratama Al-Manar Universitas Muhammadiyah Ponorogo.

Jawa Pos Radar Madiun - Universitas Muhammadiyah Ponorogo (UMPO) resmi memulai langkah besar dalam meningkatkan layanan kesehatan melalui prosesi peletakan batu pertama pembangunan Klinik Pratama Al-Manar UMPO pada Sabtu (4/7).

Acara seremonial yang menandai dimulainya proyek strategis ini dihadiri dan dilakukan langsung oleh Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan, dr. Hanif Faisol Nurofiq.

Selain dihadiri oleh pejabat pusat, prosesi ini juga disaksikan secara langsung oleh jajaran Badan Pembina Harian (BPH) UMPO, pihak rektorat, Dinas Kesehatan Kabupaten Ponorogo, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Ponorogo.

Gedung fasilitas kesehatan baru yang berjarak sekitar 300 meter dari kampus utama ini menjadi wujud nyata dari komitmen universitas dalam meningkatkan kualitas pelayanan medis sekaligus memperkuat mutu Sumber Daya Manusia (SDM) di wilayah Ponorogo.

Baca Juga: Lulusan SMP Membludak, DPRD Desak Pemprov Jatim Tambah SMA Negeri di Kota Madiun

Transformasi Layanan Umum untuk Akomodasi Animo Masyarakat

Dalam kesempatan tersebut, Rektor UMPO, Dr. Rido Kurnianto, M.Ag, menyampaikan bahwa Klinik Pratama Al-Manar yang awalnya dirancang khusus untuk melayani mahasiswa, kini juga diproyeksikan untuk mengakomodasi kebutuhan masyarakat umum yang semakin banyak memanfaatkan fasilitas ini.

Rektor mengungkapkan bahwa tingkat animo masyarakat umum untuk berobat ke Klinik Al-Manar sangatlah tinggi, di mana angka kunjungan pasien dari warga sekitar mampu mencapai sedikitnya 60 orang setiap harinya.

"Pembangunan fisik gedung klinik yang baru ini diharapkan mampu memperluas jangkauan dan mengoptimalkan kualitas layanan kesehatan yang diberikan oleh pihak kampus kepada publik," ungkapnya.

Di atas lahan baru yang areanya jauh lebih luas ini, klinik tersebut tidak hanya memperluas cakupan pelayanan rawat jalan saja.

Fasilitas ini ke depan diproyeksikan berkembang menjadi penyedia fasilitas rawat inap sekaligus pusat laboratorium terintegrasi guna mendukung praktik rumpun ilmu kesehatan di internal kampus.

Langkah ini disiapkan untuk menyokong program studi kebidanan, keperawatan, dan fisioterapi yang saat ini tengah membidik target capaian akreditasi unggul.

Baca Juga: Ciuman saat Live TikTok Berujung Cambuk, Pasangan Muda di Aceh Dihukum di Depan Publik

Apresiasi Wamenko Pangan dan Komitmen Penguatan SDM Daerah

Rido menambahkan bahwa jalinan sinergi yang kuat antara pihak UMPO dengan instansi kesehatan daerah serta jajaran Forkopimda diharapkan mampu mempercepat realisasi pemanfaatan klinik tersebut demi kepentingan masyarakat luas.

Momentum peletakan batu pertama ini juga mendapatkan apresiasi yang sangat tinggi dari Wamenko Bidang Pangan, dr. Hanif Faisol Nurofiq, yang memuji berbagai capaian positif dari kampus muhammadiyah tersebut.

Termasuk di antaranya adalah kontribusi nyata dari pihak universitas dalam mendukung proses pengakuan kesenian Reog sebagai Warisan Budaya Takbenda oleh lembaga dunia UNESCO.

Dalam sambutannya, dr. Hanif menegaskan harapan besar agar agenda peletakan batu pertama ini menjadi titik awal lahirnya fasilitas kesehatan yang representatif, bermanfaat luas, dan mampu memperkokoh pembangunan SDM di Ponorogo.

Dengan adanya dukungan penuh dari seluruh elemen internal universitas, pemerintah daerah, dan aparat keamanan setempat, proyek pembangunan ini ditargetkan berjalan lancar demi kemajuan sektor kesehatan di Ponorogo. (osi/ser)

Editor : Mizan Ahsani
#unmuh #wamenko pangan #Hanif Faisol #umpo #ponorogo