Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Main Borgol Tanpa Kunci, Pelajar SMK di Ponorogo Berakhir Minta Bantuan Damkar

Sugeng Dwi N. • Sabtu, 18 Juli 2026 | 05:00 WIB
EVAKUASI: Petugas Satpol PP dan Damkar Ponorogo memotong borgol yang mengunci tangan seorang pelajar SMK menggunakan gerinda. FOTO: ISTIMEWA
EVAKUASI: Petugas Satpol PP dan Damkar Ponorogo memotong borgol yang mengunci tangan seorang pelajar SMK menggunakan gerinda. FOTO: ISTIMEWA

Jawa Pos Radar Ponorogo - Aksi iseng seorang pelajar SMK di Ponorogo berujung merepotkan.

Borgol tanpa kunci yang dikenakannya saat bermain justru mengunci pergelangan tangan hingga tak bisa dilepas, sehingga ia harus meminta bantuan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar).

Peristiwa itu dialami Ilham Maulana Suhatman, 17, pada Kamis (16/7) malam.

Sekitar pukul 21.10 WIB, remaja tersebut datang ke Markas Satpol PP dan Damkar Ponorogo diantar teman-temannya dengan borgol masih melingkar di tangan kirinya.

Kepala Bidang Damkar dan Penyelamatan Satpol PP dan Damkar Ponorogo Bambang Supeno menjelaskan, Ilham datang meminta bantuan setelah berbagai upaya melepas borgol gagal dilakukan.

"Awalnya digunakan untuk bermain. Setelah dikunci ternyata tidak bisa dibuka lagi karena kuncinya tidak ada, akhirnya datang ke Damkar meminta bantuan," ujarnya.

Menurut Bambang, borgol itu ditemukan Ilham di lingkungan sekolah.

Karena mengira sudah tidak dapat digunakan, barang tersebut dibawa pulang dan dijadikan mainan bersama teman-temannya.

Namun, saat dipasang di tangan Ilham, mekanisme penguncinya masih berfungsi sehingga borgol langsung mengunci tanpa bisa dibuka kembali.

"Saat ditemukan borgol tanpa kunci, jadi mau dibuka tidak bisa. Awalnya dikira sudah tidak bisa digunakan," jelasnya.

Beruntung, posisi borgol tidak terlalu rapat sehingga tidak menyebabkan luka pada pergelangan tangan korban.

Petugas kemudian memotong borgol menggunakan gerinda dengan tetap mengutamakan keselamatan korban.

Proses evakuasi berlangsung sekitar 15 menit hingga borgol berhasil dilepas.

Setelah dipastikan dalam kondisi baik, Ilham yang tinggal di Perumahan Bumi Citra Praja, Kecamatan Kauman, diperbolehkan pulang.

Bambang mengaku, pelepasan borgol menjadi pengalaman pertama bagi petugas Damkar Ponorogo.

"Kalau pelepasan borgol baru kali ini. Biasanya kami membantu melepas cincin yang tidak bisa dilepas," pungkasnya. (gen/kid)

Editor : Hengky Ristanto
pelajar smk satpol pp ponorogo evakuasi damkar ponorogo borgol