Jawa Pos Radar Madiun – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Ponorogo memasang target lebih tinggi pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Jawa Timur 2027.
Setelah naik enam peringkat pada Porprov 2025, kontingen Bumi Reog kini membidik finis di posisi 10 besar.
Ketua Harian KONI Ponorogo Sumani mengatakan, target tersebut akan ditempuh dengan menambah jumlah cabang olahraga (cabor) yang diberangkatkan ke Porprov 2027.
Di sisi lain, pembinaan atlet juga akan diperkuat untuk meningkatkan perolehan medali emas.
"Kami harus menambah cabor yang berangkat sekaligus meningkatkan kualitas atlet. Kuncinya ada di medali emas karena sistem penilaian menggunakan poin," ujarnya, Senin (3/8).
Pada Porprov Jatim IX/2025 di Malang, Ponorogo mengirimkan 22 dari total 68 cabang olahraga yang dipertandingkan.
Dari jumlah tersebut, 13 cabor berhasil menyumbang medali.
Kontingen Ponorogo membawa pulang sembilan medali emas, 11 perak, dan 18 perunggu dengan total 76 poin.
Hasil itu mengangkat peringkat Ponorogo dari posisi 32 menjadi 26 dari 38 kabupaten/kota.
"Tentu masih banyak potensi cabor yang bisa digali," katanya.
Menurut Sumani, Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) 2026 akan menjadi pintu awal menjaring atlet potensial menuju Porprov 2027.
Sejumlah cabang olahraga yang selama ini menjadi andalan, seperti jujitsu, pencak silat, modern pentathlon, panjat tebing, dan selam, diharapkan kembali menjadi lumbung medali.
"Medali bukan lahir secara instan. Di baliknya ada latihan panjang, disiplin, dan pengorbanan atlet. Kejurkab harus menjadi titik awal lahirnya juara-juara baru," tegasnya. (gen/kid)
Editor : Hengky Ristanto