PKB Ponorogo Bidik Kursi Bupati 2029, Mesin Politik di 21 Kecamatan Ditata

Sugeng Dwi N. • Dipublikasikan Sabtu, 15 Agustus 2026 | 15:21 WIB
KONSOLIDASI: PKB Ponorogo menggelar Musancab serentak di 21 kecamatan sebagai bagian konsolidasi menuju kontestasi politik 2029. (Sugeng Dwi N./Jawa Pos Radar Ponorogo)
KONSOLIDASI: PKB Ponorogo menggelar Musancab serentak di 21 kecamatan sebagai bagian konsolidasi menuju kontestasi politik 2029. (Sugeng Dwi N./Jawa Pos Radar Ponorogo)

Jawa Pos Radar Madiun – PKB Ponorogo mulai memanaskan mesin politik menuju Pemilu dan Pilkada 2029.

Struktur kepengurusan tingkat kecamatan ditata ulang melalui Musyawarah Anak Cabang (Musancab) serentak di 21 kecamatan, Sabtu (15/8).

Konsolidasi yang dipusatkan di Pondok Pesantren Al-Barokah, Kelurahan Mangunsuman, Kecamatan Siman, tersebut sekaligus menjadi ancang-ancang memasang target lebih tinggi.

PKB tak hanya ingin memperkuat dominasinya di legislatif, tetapi juga membidik kursi Bupati Ponorogo pada 2029.

Wakil Ketua DPW PKB Jawa Timur Anik Maslachah mengatakan, penguatan struktur partai menjadi salah satu modal menghadapi kontestasi politik mendatang.

PKB menargetkan peningkatan perolehan suara dan kursi secara signifikan.

’’Target kami PKB naik kelas. Tidak hanya kursi legislatif, tetapi juga bupati,’’ ujarnya.

Untuk mencapai target tersebut, Anik meminta kader memperkuat politik kehadiran dan pelayanan.

Pengurus partai maupun anggota legislatif dituntut hadir di tengah masyarakat serta mengawal aspirasi hingga menghasilkan solusi konkret.

’’Dari diskusi menjadi solusi nyata. Jadi, bekerja yang berdampak,’’ tegas anggota DPRD Jawa Timur tersebut.

Konsolidasi internal pun menjadi salah satu pekerjaan utama. Terlebih, PKB saat ini memiliki modal politik cukup kuat di parlemen Ponorogo.

’’Goal-nya menang signifikan di 2029. Tidak hanya menang kursi legislatif, tetapi kami punya obsesi besar untuk merebut kembali kursi bupati dari kader internal,’’ paparnya.

Ketua DPC PKB Ponorogo Agus Dwi Prayitno mengatakan, Musancab sengaja dilaksanakan serentak agar proses konsolidasi lebih efektif.

Sebelumnya, DPW PKB Jawa Timur memberikan beberapa opsi pelaksanaan. Mulai per kecamatan, berdasarkan daerah pemilihan (dapil), hingga digelar serentak.

’’Kami ingin praktis dan efektif waktu. Karena itu, kami mengambil format serentak untuk 21 kecamatan dalam satu hari,’’ jelas Kang Wi, sapaan akrabnya.

Meski berlangsung bersamaan, masing-masing PAC tetap diberikan ruang untuk bermusyawarah.

Hasil penataan menunjukkan sekitar 30 persen atau tujuh ketua PAC diisi wajah baru, sementara sekitar 70 persen lainnya masih dipercayakan kepada ketua lama.

Menurut Kang Wi, figur ketua PAC sebelumnya telah melalui pemetaan DPW PKB Jawa Timur sebelum ditetapkan melalui surat keputusan.

’’Rata-rata ketua lama. Persentasenya sekitar 30 persen yang baru. Jadi, sekitar tujuh ketua ada yang baru,’’ terangnya.

Regenerasi turut menjadi perhatian dalam penataan organisasi tersebut.

Unsur milenial dan Gen Z mulai dilibatkan dalam struktur PAC untuk memperluas basis sekaligus menyiapkan kaderisasi jangka panjang. (gen/her)

Editor : Hengky Ristanto
musancab PKB pilkada ponorogo 2029 Bupati Ponorogo PKB Ponorogo ponorogo