Rumput Stadion Batoro Katong Aman Usai Konser, Pemkab Ponorogo Buka Peluang Event Lagi

Sugeng Dwi N. • Dipublikasikan Selasa, 1 September 2026 | 11:02 WIB
CEK LAPANGAN: Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita memeriksa kondisi rumput Stadion Batoro Katong pascakonser, Senin (31/8). Sugeng Dwi N./Jawa Pos Radar Ponorogo
CEK LAPANGAN: Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita memeriksa kondisi rumput Stadion Batoro Katong pascakonser, Senin (31/8). Sugeng Dwi N./Jawa Pos Radar Ponorogo

Jawa Pos Radar Madiun – Stadion Batoro Katong (SBK) berpeluang kembali menjadi venue konser dan kegiatan berskala besar.

Pemkab Ponorogo memastikan tidak ditemukan kerusakan fasilitas maupun rumput lapangan setelah stadion tersebut digunakan untuk konser.

Kepastian itu diperoleh setelah Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita turun langsung mengecek kondisi SBK, Senin (31/8).

Bunda Rita, sapaan Lisdyarita, membandingkan kondisi stadion sebelum dan sesudah digunakan untuk konser.

’’Alhamdulillah tidak ada masalah apa-apa, tidak ada kerusakan. Semua berjalan dengan baik,’’ kata Bunda Rita.

Meski nihil kerusakan, Pemkab Ponorogo tetap akan melakukan perawatan rumput selama sekitar sepekan.

Sebab, sejumlah bagian lapangan terlihat mengering dan warna rumput belum merata.

Perawatan rutin diharapkan membuat rumput Stadion Batoro Katong kembali subur dan hijau.

Sementara itu, apabila ditemukan kerusakan akibat penyelenggaraan kegiatan, pemkab bakal meminta pihak penyelenggara bertanggung jawab.

’’Kalau memang ada kerusakan, misalnya ada bekas bakar-bakar atau apa, kami akan minta penggantian dari penyelenggara. Berhubung ini ternyata tidak ada masalah, hanya rumputnya ini tidak hijau, kami akan lakukan perawatan rutin,’’ ujarnya.

Pengecekan pascakonser sekaligus menjadi bahan evaluasi Pemkab Ponorogo untuk menentukan pemanfaatan Stadion Batoro Katong ke depan.

Termasuk peluang kembali menggelar konser maupun kegiatan berskala besar lainnya.

Pemkab sebelumnya telah melakukan studi tiru ke sejumlah daerah yang memanfaatkan stadion sebagai lokasi kegiatan hiburan.

Selain mempertimbangkan keamanan dan kondisi fasilitas, potensi ekonomi dari pemanfaatan stadion turut diperhitungkan.

Salah satunya peluang menambah pendapatan asli daerah (PAD) Ponorogo.

Namun, penggunaan SBK untuk konser berikutnya tetap harus memenuhi ketentuan yang berlaku.

’’Bisa berlaku untuk yang lain (konser, Red), tapi dengan aturan-aturan yang berlaku. Ini juga untuk pemasukan PAD kami,’’ tandasnya. (gen/kid)

Editor : Hengky Ristanto
konser di Stadion Batoro Katong Stadion Batoro Katong Pemkab Ponorogo plt bupati ponorogo PAD Ponorogo