Jawa Pos Radar Madiun - Keluhan soal listrik padam atau gangguan jaringan sering kali membuat masyarakat merasa panik.
Di saat darurat seperti itulah, kehadiran teknisi di lapangan menjadi tumpuan harapan dan kunci utama pemulihan.
Menyadari tingginya ekspektasi masyarakat tersebut, PT PLN (Persero) UP3 Ponorogo segera mengambil langkah taktis dan strategis.
Bertepatan dengan momentum Hari Pelanggan Nasional (HPN) 2026, mereka mengadakan program khusus peningkatan mutu sumber daya manusia.
Tepat pada Selasa (15/9), PLN UP3 Ponorogo secara resmi menggelar kegiatan Kampus Pelayanan Teknik (Yantek).
Acara yang dipusatkan di Kantor PLN UP3 Ponorogo ini bukanlah sekadar agenda kumpul-kumpul atau seremoni biasa.
Sebanyak 30 peserta pilihan dari berbagai wilayah kerja ikut ambil bagian dalam penggemblengan kompetensi ini.
Mereka terdiri dari para Koordinator Yantek Unit Layanan Pelanggan (ULP) beserta perwakilan petugas teknis andalan dari masing-masing unit.
Tujuan utama dari pertemuan ini adalah memperkuat pemahaman prosedur kerja serta mendorong peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat luas.
Baca Juga: KAI Madiun Running Fest 2026 Sedot 1.500 Pelari dari 14 Provinsi
Garda Terdepan Pemulihan Kelistrikan
Di era modern saat ini, kebutuhan masyarakat terhadap pasokan listrik yang stabil memang semakin tidak bisa ditawar.
Semua aktivitas vital masyarakat, mulai dari pendidikan hingga pergerakan roda ekonomi bisnis, sangat bergantung pada aliran listrik.
Oleh karena itu, Manager PLN UP3 Ponorogo, Indradi Pratama, terjun langsung untuk mengawal jalannya kegiatan Kampus Yantek tersebut.
Ia memandang bahwa peningkatan kompetensi teknisi merupakan fondasi penting dalam menjaga muruah pelayanan PLN di mata publik.
“Petugas Yantek merupakan garda terdepan PLN yang berinteraksi langsung dengan pelanggan. Karena itu, kompetensi, pemahaman prosedur, kecepatan dalam merespons, dan yang paling utama adalah keselamatan kerja harus terus diperkuat,” ujar Indradi.
Menurut Indradi, peringatan HPN menjadi pengingat yang pas bagi seluruh insan kelistrikan untuk terus mengevaluasi diri.
PLN dituntut untuk tidak mudah berpuas diri dan harus terus berinovasi mengejar standar pelayanan tertinggi bagi warga Ponorogo dan sekitarnya.
“Kami ingin memastikan setiap petugas memiliki kompetensi yang memadai dan mampu memberikan pelayanan secara profesional. Dengan pelayanan yang cepat, tepat, dan aman, kami berharap kebutuhan pelanggan dapat terpenuhi dengan baik dan kepercayaan pelanggan kepada PLN semakin meningkat,” tambahnya.
Baca Juga: Korea Incar Emas Voli Putri Asian Games 2026: Setter Rekan Megawati Hangestri Jadi Sorotan
Simulasi Nyata dan Penegakan Keselamatan Kerja
Dalam program Kampus Yantek ini, para peserta tidak sekadar duduk manis menelan teori di dalam ruang kelas.
Mereka dilatih secara aplikatif merespons keluhan pelanggan melalui Role Play Implementasi Service Level Agreement (SLA) Pelayanan Yantek.
Selain itu, peserta juga mendapatkan materi mendalam mengenai Penguatan Implementasi PS4 yang berfokus pada eksekusi aman pekerjaan teknis.
Assistant Manager Jaringan PLN UP3 Ponorogo, Agus Widodo, turut hadir memberikan arahan tegas kepada seluruh peserta.
Agus menekankan bahwa kedisiplinan dan konsistensi teknisi dalam menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) adalah harga mati.
Bagi manajemen PLN, kecepatan dalam menyalakan kembali listrik pelanggan memang sangat krusial dan ditunggu-tunggu masyarakat.
Namun, proses penyelesaian pekerjaan teknis tersebut harus tetap dieksekusi secara aman tanpa mengabaikan perlindungan keselamatan kerja.
Sebagai tolok ukur keberhasilan pelatihan, rangkaian acara ini ditutup dengan sesi penilaian (assessment) tingkat pemahaman petugas Yantek.
Ujian ini bertujuan mengukur sejauh mana para petugas mampu menyerap materi regulasi dan menerapkannya di lapangan nanti.
Melalui inisiatif Kampus Yantek ini, PLN UP3 Ponorogo kembali menegaskan komitmen kuat mereka dalam melayani negeri. Mereka bertekad menghadirkan keandalan pasokan listrik yang responsif, profesional, serta memberikan pengalaman terbaik bagi seluruh pelanggan setianya. (osi/ser)
Editor : Mizan Ahsani