Rohada Assyva Ingatkan Pengawasan Allah Tak Terbatas Ruang Nyata dan Digital

Mizan Ahsani • Dipublikasikan Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:44 WIB
Rohada Assyva Zahrani, siswi MTsN 1 Ponorogo, saat menyampaikan materi dakwah pada babak penyisihan Festival Dai Cilik 2026 di Pendapa Agung Kabupaten Ponorogo, Kamis (15/10).
Rohada Assyva Zahrani, siswi MTsN 1 Ponorogo, saat menyampaikan materi dakwah pada babak penyisihan Festival Dai Cilik 2026 di Pendapa Agung Kabupaten Ponorogo, Kamis (15/10).

Jawa Pos Radar Madiun – Kehadiran teknologi digital telah memperluas arena interaksi sosial generasi muda hingga menembus batas-batas ruang fisik.

​Kehidupan remaja masa kini seolah terbelah menjadi dua dimensi yang saling bertautan, yakni dunia nyata tempat bermasyarakat dan dunia maya tempat berselancar.

​Dualisme ruang hidup tersebut disikapi secara arif oleh Rohada Assyva Zahrani pada babak penyisihan Festival Dai Cilik 2026 Tingkat SMP/MTs se-Kabupaten Ponorogo, Kamis (15/10).

Baca Juga: Silvia Risky Ingatkan Remaja untuk Selalu Teladani Rasulullah

​Tampil penuh percaya diri di panggung Pendapa Agung Kabupaten Ponorogo mewakili MTsN 1 Ponorogo, Rohada mengusung topik "Remaja Islami Berakhlak Mulia: Menebar Kebaikan di Dunia Nyata dan Media Sosial".

​Di hadapan dewan juri dan puluhan audiens, ia menguraikan bagaimana nilai-nilai keimanan harus tetap memagari perilaku remaja di mana pun mereka berada.

​"Remaja hari ini tumbuh dan berkembang dalam dua ruang sekaligus, yaitu ruang fisik dan ruang digital. Di mana pun kita berada, ingatlah bahwa Allah SWT selalu mengawasi setiap gerak-gerik kita," tutur Rohada. (*)

Editor : Mizan Ahsani
Festival Dai Cilik 2026 MTsN 1 Ponorogo ponorogo