Namun sayang, kemenangan 6-3 itu tidak bisa membawa klub berjuluk Blue Force tersebut lolos ke babak 16 besar Liga 3 Jatim. Pertandingan itu ibarat laga hiburan bagi Joko Tutuko dkk.
Pasalnya, 16 tim yang lolos ke fase berikutnya telah terkunci sejak Kamis (11/1) lalu.
Dari Madiun Raya, hanya PSM (Persatuan Sepak Bola Madiun) yang lolos ke babak 16 besar Liga 3 Jatim.
Manajer PSM Madiun Nono Djatikusumo mengatakan, hasil positif tersebut tentu bisa menjadi modal bagus coach Kodari Amir ke depannya. Dia berharap lebih PSM dapat promosi ke Liga 2.
‘’Babak 16 besar sudah di depan mata. Tinggal pelatih menyiapkan para pemainnya sebaik mungkin agar target lolos ke Liga 2 bisa terpenuhi,’’ katanya.
Nono juga mempertimbangkan untuk mengajukan sebagai tuan rumah dalam babak 16 besar mendatang.
Apalagi, dalam babak tersebut menggunakan sistem bubble atau single home tournament.
Dengan bermain di kandang, dia menyakini bisa menjadi poin plus tersendiri bagi skuad PSM Madiun yang berambisi menembus Liga 2.
‘’Ya, semoga saja nanti bisa ditunjuk Asprov PSSI Jatim sebagai tuan rumah di babak 16 besar,’’ harap mantan kadispendukcapil itu. (ggi/her)
Editor : Mizan Ahsani