Jawa Pos Radar Madiun - Satu lagi pemain keturunan grade A bidikan PSSI yang berpeluang membela timnas Indonesia.
Dia adalah gelandang Crystal Palace, Jairo Riedewald.
Jairo dikabarkan memilih menjadi WNI ketimbang bermain untuk timnas Suriname.
"Jairo Riedewald telah menolak bermain untuk Suriname dan mungkin mempertimbangkan untuk timnas Indonesia."
Begitu tulis akun Instagram @futboll.indonesiaa mengutip pernyataan scouting pemain diaspora asal Suriname, Brian Tevreden.
Pesatnya perkembangan timnas Indonesia disebut sebagai alasan Jairo memilih dinaturalisasi menjadi WNI dan membela tim Garuda.
Seperti diketahui, ranking FIFA Indonesia meningkat pesat sejak timnas dipoles Shin Tae-yong.
Saat ini Indonesia berada di peringkat 134. Jauh di atas Suriname yang ada di ranking 143.
Jairo Riedewald kini berusia 27 tahun. Sebelum membela Crystal Palace, pemain berposisi gelandang bertahan itu tiga musim berseragam Ajax Amsterdam.
Darah Indonesia Jairo mengalir dari neneknya yang berasal dari Manado. Sedangkan ayahnya asli Suriname dan ibunya lahir di Belanda.
Berdasarkan situs Transfermarkt, nilai pasar Jairo Reidewald saat ini Rp 34,76 miliar.
Ya, PSSI belum berhenti berburu pemain keturunan untuk dinaturalisasi menjadi WNI.
Setelah menuntaskan naturalisasi Jay Idsez, Thom Haye, dan Ragnar Oratmangoen, PSSI kini membidik sejumlah pemain keturunan grade A lainnya.
Di antaranya, kiper Dallas FC Maarten Paes dan Calvin Verdonk yang bermain di NEC Nijmegen. (isd)
Editor : Wawan Isdarwanto