Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Komentar Pelatih Irak Jelang Hadapi Indonesia di Perebutan Juara Tiga Piala Asia U-23, Singgung Soal Kebetulan

Mizan Ahsani • Kamis, 2 Mei 2024 | 17:32 WIB
SENGIT: Pemain Indonesia berebut bola dengan pemain Uzbekistan di semifinal Piala Asia U-23 2024, Senin 929/4) lalu. (AFC)
SENGIT: Pemain Indonesia berebut bola dengan pemain Uzbekistan di semifinal Piala Asia U-23 2024, Senin 929/4) lalu. (AFC)

Jawa Pos Radar Madiun - Olimpiade 2024 di depan mata. Tinggal menang di satu pertandingan lagi, Indonesia bakal merengkuh tiket lolos ke Paris.

Lawan berat dihadapi Timnas Indonesia U-23 pada Kamis (2/5) malam ini. Garuda Muda akan berduel dengan Irak dalam perebutan juara tiga Piala Asia U-23 2024.

Langkah Indonesia yang mencapai empat besar di kejuaraan ini bukan kebetulan semata.

Ada perjuangan yang penuh dengan peluh dan emosi. Permainan yang ditunjukkan Garuda Muda di lapangan juga bukanlah kebetulan semata.

Hal itu diakui oleh Pelatih timnas Irak U-23 Radhi Shenaishil. Sang pelatih lawan memuji performa timnas U-23 yang sudah melaju hingga sejauh ini.

Menurut Radhi, tim asuhan Shin Tae-yong (STY) memiliki rencana dan strategi yang matang dalam bermain.

Terbukti, tiga tim sudah Indonesia kalahkan di Piala Asia U-23.

Mulai Australia dengan skor 1-0 dan Yordania dengan skor 4-1 di babak fase grup, serta tim unggulan juara Korea Selatan di perempat final dengan skor adu penalti 11-10.

"Kami telah memantau pemain Indonesia dengan sangat cermat sejak awal turnamen, mereka sangat bagus, berkembang, dan terhormat di lapangan," kata mantan bek internasional Irak itu.

"Indonesia menang melawan Yordania, Australia, dan Republik Korea, jadi mereka tidak datang ke sini secara kebetulan atau kebetulan," sambungnya, mengutip dari laman resmi AFC.

Irak mengincar penampilan keenam dan pertama sejak tahun 2016 di Olimpiade.

Tim yang kalah pada perebutan peringkat ketiga ini masih memiliki satu kesempatan terakhir untuk lolos ke pesta olahraga sedunia itu melalui babak playoff melawan Guinea pada 9 Mei.

Pada 2016 lalu, Irak mendapatkan satu tiket Olimpiade usai mengalahkan Qatar untuk memastikan tempat mereka di Olimpiade Rio de Janeiro.

Kekuatan Irak di Perebutan Juara Ketiga

Radhi berharap sejarah akan terulang kembali dan berharap timnya mampu menampilkan permainan terbaik meskipun tanpa dua pemain andalan.

Kedua pemain kunci itu antara lain bek kanan Mustafa Saadoun dan bek tengah Zaid Tahseen yang terkena larangan bermain.

"Para pemain kami siap meski menghadapi kesulitan dalam pertandingan yang menentukan ini," kata Radhi.

"Kami memiliki tim yang bagus, kami berani dan sangat termotivasi serta memiliki kemampuan fisik yang baik. Tinggal fokus untuk mendapat hasil terbaik," tambahnya.

Perebutan tempat ketiga Piala Asia U-23 2024 akan dimainkan di Stadion Abdullah bin Khalifa, Doha, Kamis (2/5) pukul 22.30 WIB.

Indonesia sebagai tim debutan mencetak sejarah demi sejarah yang puncaknya adalah menembus partai semifinal sebelum dikalahkan Uzbekistan 0-2, Senin (29/4) lalu. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
#Komentar #indonesia #irak #pelatih #Piala Asia #U-23 #perebutan juara tiga