Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Ole Romeny Vs Mauro Zijlstra, Siapa Layak Jadi Pemain Nomor 9 Timnas? Berikut Analisis Binder Singh

Mizan Ahsani • Jumat, 5 Juli 2024 | 21:00 WIB
PSSI PILIH SIAPA?: Ole Romeny dan Mauro Zijlstra, dua calon striker naturalisasi Timnas Indonesia. (INSTAGRAM)
PSSI PILIH SIAPA?: Ole Romeny dan Mauro Zijlstra, dua calon striker naturalisasi Timnas Indonesia. (INSTAGRAM)

Jawa Pos Radar Madiun - Timnas Indonesia telah mengukir sejarah dengan lolos ke Babak Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Perjuangan Indonesia akan dimulai September nanti.

Sesuai jadwal resmi dari PSSI, pada 5 September Garuda akan menghadapi Arab Saudi (away) dan 10 September akan menghadapi Australia (home).

Menyambut dua laga penting ini, Indonesia masih dihadapkan pada masalah klasik, yaitu penyelesaian akhir yang lemah.

Analisis tersebut disampaikan oleh pengamat sepak bola Binder Singh.

Ia menyarankan kepada PSSI untuk merekrut maksimal dua striker keturunan untuk memperkuat Indonesia.

Dari sekian banyak nama yang beredar, Binder Singh menyoroti dua nama, di antaranya Ole Romeny dan Mauro Zijlstra.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari PSSI mengenai siapa yang akan dipilih, namun komunikasi antara PSSI dan para pemain diyakini sudah berjalan.

Berikut analisis Binder Singh terhadap kedua pemain keturunan calon striker Timnas Indonesia tersebut.

Ole Romeny Lebih Matang

Binder Singh menyoroti Ole Romani sebagai pemain matang dengan usia 24 tahun.

Ole dikenal sebagai finisher yang aktif dalam proses build-up serangan, sesuai dengan keinginan pelatih Shin Tae-yong (STY).

STY menginginkan striker yang tidak hanya menunggu bola tetapi juga terlibat dalam permainan.

Kemampuan Ole dalam membuka ruang dan kontribusinya dalam serangan menjadi nilai plus.

"Kehadiran Ole bisa menjadi solusi bagi masalah penyelesaian akhir yang selama ini menjadi tantangan bagi timnas Indonesia," ujarnya, melalui YouTube @bolabungbinder.

Mauro Zijlstra Tawarkan Agresivitas

Mauro Zijlstra, meskipun masih brusia 19 tahun, menunjukkan potensi besar.

Binder Singh menyebut bahwa Mauro Zijlstra sudah menyatakan minatnya untuk membela timnas Indonesia.

Dengan kecepatan dan dribbling yang luar biasa, Mauro Zijlstra dinilai cocok dengan strategi serangan balik cepat yang sering digunakan oleh timnas.

Namun, pengalaman dan ketepatan dalam penyelesaian akhir menjadi aspek yang perlu ditingkatkan.

Meskipun begitu, dengan bimbingan yang tepat, Mauro bisa berkembang menjadi pemain kunci di lini depan.

Potensi dan Tantangan Ole Romeny dan Mauro Zijlstra

Binder Singh menekankan pentingnya memiliki striker yang konsisten dalam penyelesaian akhir.

Meskipun suplai bola sering kali menjadi masalah, memiliki striker yang mampu mengonversi peluang menjadi gol akan meningkatkan produktivitas tim.

Singh juga menyarankan agar PSSI mempertimbangkan untuk menaturalisasi dua pemain sekaligus untuk memperluas kompetisi di lini depan.

Menurut Singh, kehadiran pemain yang berpengalaman seperti Ole Romeny dan talenta muda seperti Mauro Zijlstra bisa memberikan keseimbangan yang dibutuhkan timnas.

"Supaya ada kompetisi yang kuat di lini depan. Di lini belakang, sudah ada banyak pemain bagus dan semuanya saling berkompetisi. Ini yang kita butuhkan di lini serang,'' jelasnya. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
#indonesia #binder singh #babak ketiga #striker #ole romeny #Mauro Zijlstra #timnas #keturunan #kualifikasi piala dunia #naturalisasi