Jawa Pos Radar Madiun - Jakarta Electric PLN akan menghadapi Jakarta BIN di grand final Proliga 2024 putri.
Electric PLN melaju ke partai puncak setelah membuat kejutan di final four. Yakni, memenangkan lima dari enam laga yang dilakoni di babak tersebut.
Sukses itu tidak terlepas dari kontribusi outside hitter-nya, Nurlaili Kusumah Diningrat (profil baca di bawah).
Nurlaili kerap jadi pemecah kebuntuan saat dua opposite Electric PLN -Marina Markova dan Katerina Zhidkova- mendapat pengawalan ketat blocker-blocker lawan.
Karena itu, Nurlaili bisa menjadi senjata rahasia Electric PLN saat menghadapi Jakarta BIN di grand final Proliga 2024 putri 20 Juli mendatang.
Berikut profil Nurlaili Kusumah dirangkum dari berbagai sumber:
Nurlaili lahir di Bandung, 23 November 2003. Bakat volinya terasah sejak gabung klub Wahana Bandung saat dia masih SMP.
Penampilan apiknya di Wahana membuat BNI Taplus pada 2018 merekrutnya untuk bermain di Proliga. Kala itu usia Nurlaili baru 14 tahun.
Namun, pada musim tersebut menit bermain Nurlaili terbilang minim karena kalah bersaing dengan Megawati Hangestri yang kala itu masih berseragan BNI Taplus.
Setelah dua musim di BNI Taplus, Nurlaili lantas gabung Bandung BJB.
Dua tahun kemudian dia direkrut Jakarta TNI AL yang bermain di Divisi Utama sebelum akhirnya sejak 2023 lalu berseragam Jakarta Electric PLN untuk kompetisi Proliga.
Nurlaili menjadi bagian skuad voli putri Jawa Barat yang meraih medali emas PON Papua 2021.
Tidak hanya aksinya saat bertanding dan paras cantiknya yang menarik perhatian, kehidupan di luar lapangan pemain berposisi outside hitter itu pun kerap mengundang penasaran.
Saat ini Nurlaili diketahui tengah menjalin hubungan asmara dengan pemain sepak bola klub Persija Jakarta, Aji Kusuma.
Beberapa momen kebersamaan Nurlaili dengan Aji Kusuma juga dibagikan di akun media sosialnya. (isd)
Editor : Wawan Isdarwanto