Jawa Pos Radar Madiun - Tim-tim kontestan Liga Voli Korea (V-League) 2024/2025 banyak mengandalkan pemain asing untuk mengisi pos opposite hitter.
Tak terkecuali Red Sparks yang diperkuat Megawati Hangestri dan Vanja Bukilic.
Tak jauh beda dengan Red Sparks, IBK Altos juga mengandalkan pemain asing untuk mengisi posisi tersebut.
Musim ini, tim yang bermarkas di Hwaseong itu mendatangkan Viktoriia Danchak, opposite hitter asal Ukraina.
Menurut IBK altos, pemain setinggi 191 sentimeter itu dipilih karena kemampuannya yang mengesankan.
"Saya bermain dengan penuh semangat dan determinasi," ungkap Viktoriia, mengutip dari Naver.
"Saya akan melakukan segala yang saya bisa untuk tim dan berusaha menjadi bantuan besar bagi rekan satu tim yang saya percayai," sambungnya.
Sebelum bergabung dengan IBK Altos, Viktoriia dua kali berseragam klub voli di Ukraina.
Ini merupakan pengalaman pertamanya bermain di luar negeri.
Meski pengalaman pertama, Viktoriia mengaku tak asing dengan Korea.
"Saya telah terbiasa dengan budaya Korea melalui K-pop, drama Korea (drakor), dan film. Saya sangat tertarik dengan budaya Korea," sebutnya.
"Saya juga tahu bahwa Korea adalah rumah bagi pemain legendaris seperti Kim Yeon-koung," lanjut pemain berusia 24 tahun tersebut.
Selama latihan, Viktoriia mengejutkan banyak orang dengan serangan kuatnya, terutama saat melawan Toyota Autobody Queens.
Pelatih IBK Altos Kim Ho-cheol, sangat puas dengan performa pemain asing barunya.
Katanya, dalam tiga tahun terakhir, belum pernah ada pemain yang bisa mengubah umpan overhand menjadi kill langsung dengan begitu tepat seperti yang dilakukan Viktoriia. (naz)
Editor : Mizan Ahsani