Jawa Pos Radar Madiun - Koleksi medali emas kontingen Jatim dari cabor angkat besi di ajang PON 2024 terus bertambah.
Setelah Luluk Diana Triwijaya berhasil menyumbang medali emas kelas 49 kg putri, giliran Eko Yuli Irawan yang berjaya.
Lifter senior label olimpiade dan kejuaraan dunia itu berhasil mencatat total angkatan tertinggi kelas 67 kilogram putra.
Eko mencatat total angkatan 309 kilogram. Perinciannya, angkatan snatch 138 kilogram dan clean and jerk 171 kilogram.
Angkatan Eko pada clean and jerk itu sekaligus menjadi rekor baru PON, melampaui rekor sebelumnya 170 kilogram.
Medali perak kelas 67 kilogram putra menjadi milik lifter Jawa Barat M. Nur Fuad Jamal (total 287 kilogram).
Sedangkan medali perunggu diraih lifter Lampung Harjianto dengan total angkatan 268 kilogram.
Sebelumnya, Luluk Diana tak terbendung dengan mencatat total angkatan 184 kg.
Pada angkatan snatch, lifter asal Pacitan tersebut berhasil mengangkat beban seberat 84 kg.
Sedangkan pada angkatan cleen and jerk mampu membukukan sngkatan seberat 100 kg.
Luluk sukses menyingkirkan dua pesaingnya, Syafira Dwi Puspita asal DKI Jakarta dan Dhea Anisa Nabila asal Kalimantan Barat, untuk meraih emas.
"Untuk hari ini alhamdulillah semuanya berjalan sesuai harapan. Tapi, saat coba memecahkan rekor, saya belum berhasil dan butuh lebih banyak belajar lagi," ujarnya. (isd)
Editor : Wawan Isdarwanto