Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

PSSI Kebut Naturalisasi Eliano Reijnders, Ini Deretan Kakak-Adik yang Main Beda Negara

Mizan Ahsani • Sabtu, 7 September 2024 | 18:48 WIB
REIJNDERS BROTHER: Tijjani Reijnders bermain untuk Timnas Belanda, sedangkan adiknya, Eliano Reijnders, dalam proses naturalisasi membela Timnas Indonesia. (INSTAGRAM)
REIJNDERS BROTHER: Tijjani Reijnders bermain untuk Timnas Belanda, sedangkan adiknya, Eliano Reijnders, dalam proses naturalisasi membela Timnas Indonesia. (INSTAGRAM)

Jawa Pos Radar Madiun - Naturalisasi dalam sepak bola sudah menjadi topik yang umum dibicarakan sejak lama.

Bahkan ada banyak adik-kakak yang membela dua negara berbeda.

Salah satu contoh terbaru yang menarik perhatian adalah Eliano Reijnders yang dikabarkan siap dinaturalisasi untuk bermain bagi Timnas Indonesia.

Sementara kakaknya, Tijjani Reijnders, saat ini memperkuat Timnas Belanda.

Fenomena adik-kakak yang bermain untuk negara yang berbeda dalam sepak bola bukanlah hal baru. Ada sejumlah contoh yang telah menjadi sorotan di dunia sepak bola internasional.

Berikut adalah beberapa pasangan adik-kakak yang bermain untuk dua negara berbeda:

Jerome Boateng (Jerman) dan Kevin-Prince Boateng (Ghana)

Salah satu pasangan kakak-beradik yang paling terkenal adalah Jerome Boateng dan Kevin-Prince Boateng.

Jerome memilih membela Timnas Jerman dan meraih banyak gelar termasuk Piala Dunia 2014.

Sementara itu, Kevin-Prince memilih bermain untuk Ghana, tanah air ayah mereka.

Kedua pemain ini bahkan bertemu di lapangan saat Jerman melawan Ghana pada Piala Dunia 2010 dan 2014.

Granit Xhaka (Swiss) dan Taulant Xhaka (Albania)

Granit Xhaka merupakan andalan lini tengah Timnas Swiss, sementara kakaknya, Taulant Xhaka, membela Timnas Albania.

Keduanya lahir dari keluarga keturunan Albania-Kosovo yang bermigrasi ke Swiss.

Pada Euro 2016, Granit dan Taulant bertemu di fase grup ketika Swiss berhadapan dengan Albania, sebuah momen yang sangat emosional bagi keluarga mereka.

Thiago Alcantara (Spanyol) dan Rafinha Alcantara (Brasil)

Thiago dan Rafinha adalah kakak-beradik yang tumbuh dalam keluarga sepak bola, dengan ayah mereka Mazinho, juara Piala Dunia 1994 bersama Brasil.

Thiago memilih untuk membela Timnas Spanyol dan telah menjadi andalan La Roja selama bertahun-tahun.

Sebaliknya, Rafinha memilih untuk bermain bersama Brasil, mengikuti jejak sang ayah.

Paul Pogba (Prancis) dan Florentin serta Mathias Pogba (Guinea)

Paul Pogba adalah bintang Timnas Prancis yang memenangkan Piala Dunia 2018, sedangkan dua kakaknya, Florentin dan Mathias Pogba, membela Guinea, negara asal keluarga mereka.

Florentin pernah bermain untuk AS Saint-Etienne dan menghadapi Paul dalam pertandingan Liga Europa antara Manchester United dan Saint-Etienne.

Eliano Reijnders (Indonesia) dan Tijjani Reijnders (Belanda)

Eliano Reijnders saat ini sedang dalam proses naturalisasi untuk memperkuat Timnas Indonesia.

Sang adik akan mengikuti jejak ayah mereka, Ricardo Reijnders, yang memiliki darah Indonesia.

Di sisi lain, kakaknya, Tijjani Reijnders, sudah menjadi pemain kunci di Timnas Belanda dan bermain untuk AC Milan di Serie A.

Jika proses naturalisasi Eliano selesai, maka ia akan menjadi bagian dari tren pemain naturalisasi yang memperkuat Indonesia.

Fenomena adik-kakak yang bermain di negara berbeda menjadi cerita menarik dalam sepak bola.

Hal ini mencerminkan beragamnya latar belakang budaya dan kesempatan bagi pemain untuk memilih negara yang ingin mereka wakili.

Keputusan ini seringkali didasarkan pada sejarah keluarga, pengalaman hidup, serta kesempatan bermain di tingkat internasional.

Dengan semakin dekatnya proses naturalisasi Eliano, kita akan melihat apakah dia akan membawa kontribusi signifikan bagi Timnas Indonesia.

Sementara, sang kakak terus bersinar di level tertinggi sepak bola Eropa bersama Timnas Belanda.

Fenomena ini menambah warna dalam perjalanan sepak bola di kedua negara, dengan harapan besar bagi masa depan sepak bola Indonesia di kancah internasional. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
#indonesia #kakak #Eliano Reijnders #adik #belanda #timnas #naturalisasi #Negara