Jawa Pos Radar Madiun - Langkah mengejutkan diambil Pink Spiders jelang bergulirnya V-League 2024/2025.
Runner up musim lalu itu memecat pemain quarter Asia Huang Rui Lei (China) dan menggantinya dengan Anilise Fitzi (Selandia Baru).
Pemutusan kontrak Rui Lei maupun perekrutan Anilise Fitzi diumumkan melalui unggahan Instagram resmi Pink Spiders.
Pemutusan kontrak Huang Rui Lei lantaran pemain tersebut dinilai lemah dalam pemblokiran dan serangan cepat.
Anilise Fitzi merupakan timnas Selandia Baru berposisi middle blocker yang tiga tahun terakhir bermain di liga voli Austria.
"Fitzi adalah salah satu pemain yang saya perhatikan selama uji coba karena dia memiliki serangan yang kuat dan memanfaatkan momentum pemblokiran sangat baik,'' ujar pelatih Pink Spiders, Marcello Abondanza .
Fitzi sendiri mengaku bangga bisa membela Pink Spiders, “Saya senang bisa bermain untuk tim ini bersama pemain kelas dunia Kim Yeon-koung," ujarnya.
''Saya mendengar banyak penggemar datang ke stadion. Saya akan melakukan yang terbaik untuk menunjukkan permainan yang akan memuaskan para penggemar," imbuhnya.
Pink Spiders menuai hasil buruk di KOVO Cup 2024. Berada satu grup dengan Red Sparks, Kim Yeon-koung dkk gagal ke semifinal karena hanya menempati urutan 3 klasemen akhir fase grup.
Kejuaraan itu sendiri dimenangkan Hyundai Hillstate setelah di final mengalahkan Red Sparks 3-1.
Sementara, liga voli Korea 2024/2025 bakal bergulir mulai 19 Oktober mendatang.
Namun, Red Sparks baru akan melakoni pertandingan pertama pada 20 Oktober melawan GS Caltex. (isd)
Editor : Wawan Isdarwanto