Jawa Pos Radar Madiun - Nama Barbara Dapic, mantan pemain AI Peppers, menjadi perbincangan setelah resmi bergabung dengan tim juara Portugal, SL Benfica.
Mantan lawan Megawati Hangestri dari Red Sparks ini sebelumnya mengalami masa sulit di liga voli Korea.
Cedera memaksa Barbara Dapic untuk hengkang lebih awal dari AI Peppers, kendati ia baru direkrut AI Peppers jelang liga voli Korea musim ini.
Dengan tinggi 191 cm, Dapic diharapkan menjadi tandem sempurna bagi Yu Zhang untuk memperkuat AI Peppers di V-League 2024/2025.
Namun harapan besar tersebut tidak terealisasi.
Pada KOVO Cup lalu, performa Dapic dianggap di bawah ekspektasi dengan mencatatkan 47 poin dari tiga pertandingan dan tingkat kesuksesan serangan hanya 31,6 persen.
Di awal musim V-League, pemain asal Kroasia itu hanya bermain dalam dua pertandingan sebelum mengalami cedera bahu serius yang memaksanya keluar dari lapangan.
Pelatih AI Peppers, Jang So-yeon, kala itu menyatakan bahwa keputusan untuk mengganti Dapic sulit diambil, tetapi diperlukan untuk keberlangsungan tim.
“Barbara mengalami cedera bahu sebelum musim dimulai. Kami putuskan menggantinya karena ia sulit bermain penuh musim ini,” ujarnya, mengutip MHN Sports.
Sebagai pengganti, AI Peppers merekrut Taylor Fricano yang kini menjadi salah satu pemain kunci tim.
Sejauh ini ia mencetak 203 poin dalam 13 pertandingan dengan tingkat keberhasilan serangan 35,2 persen.
Setelah dilepas AI Peppers, Barbara Dapic menemukan rumah baru di SL Benfica, klub voli putri Portugal yang merupakan juara bertahan Portuguese Liga UNA.
Pengumuman transfer Dapic disampaikan melalui akun media sosial resmi SL Benfica.
Sementara itu, AI Peppers masih berjuang untuk bangkit di klasemen dengan bertumpu pada Taylor Fricano. (naz)
Editor : Mizan Ahsani