Jawa Pos Radar Madiun – Carlo Ancelotti girang bukan kepalang Real Madrid menang.
Pelatih Los Blanco situ itu menilai kemenangan Real Madrid atas Atletico Madrid di leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2024/2025 memberikan kepercayaan diri tinggi kepada tim menyambut leg kedua.
Bermain di Santiago Bernabéu, Los Blancos menang 2-1 berkat gol Rodrygo dan Brahim Díaz.
Meski mengamankan keunggulan tipis, Ancelotti menegaskan bahwa duel di leg kedua nanti tidak akan mudah.
“Hari ini tim berlari kencang dan bekerja keras. Dua pemain membuat perbedaan: Rodrygo dan Brahim. Mereka tampil luar biasa karena berkontribusi banyak dan membantu tim tetap terorganisir dan kompak,” ujar Ancelotti dalam konferensi pers usai laga dikutip laman resmi klub Real Madrid.
Rodrygo membuka skor dengan aksi individunya yang brilian, sementara Brahim Díaz memastikan kemenangan dengan golnya di babak kedua.
Ancelotti menilai kedua pemain ini tampil penuh determinasi dan memberikan dampak besar.
“Kami tidak terlalu menekan karena itu bukan tujuan utama. Atlético mengendalikan permainan di beberapa momen, dan di waktu lain kami yang melakukannya. Yang terpenting, mereka tidak menciptakan banyak peluang,” jelas pelatih asal Italia itu.
Kemenangan ini membuat Madrid lebih percaya diri, tetapi Ancelotti tidak ingin lengah menghadapi leg kedua di Metropolitano, markas Atlético.
“Ini adalah laga babak 16 besar, tapi atmosfernya seperti semifinal atau final. Atlético adalah tim papan atas di Eropa, jadi kami harus berjuang keras di leg kedua,” tambahnya.
Selain Rodrygo dan Brahim, Ancelotti juga memberikan pujian khusus untuk Fede Valverde, yang kembali tampil impresif meskipun terlihat kelelahan.
“Saya tidak punya kata-kata lagi untuk Valverde. Dia bekerja sangat keras dan memberikan kontribusi besar bagi tim,” kata Ancelotti.
Brahim Díaz juga mendapat sorotan khusus, terutama karena performa apiknya saat menggantikan Jude Bellingham yang masih dalam proses pemulihan.
“Tidak ada jaminan bahwa ketika Bellingham kembali, Brahim akan kembali ke bangku cadangan. Dia pemain penting yang selalu memanfaatkan setiap menit di lapangan. Dia akan terus bermain jika dibutuhkan,” ujar Ancelotti.
Kebugaran Pemain: Camavinga & Mbappé
Ancelotti juga menjelaskan alasan memasang Eduardo Camavinga sejak menit awal, serta kondisi Kylian Mbappé, yang terlihat belum dalam performa terbaiknya.
“Camavinga dimainkan karena kondisinya sudah lebih baik setelah mengalami masalah punggung. Dia memberikan energi baru di lini tengah.”
“Mbappé tidak mengalami masalah fisik, tetapi belum bisa berlatih secara maksimal karena sakit gigi. Melawan Betis, dia tidak dalam kondisi terbaik. Menit bermain ini penting agar dia kembali ke performa puncak,” pungkasnya. (ota)
Editor : Mizan Ahsani