Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Ruben Amorim dan Formasi 3-4-3 di Manchester United: Apakah Bisa Berhasil Lawan Arsenal Malam Ini?

Ockta Prana Lagawira • Senin, 10 Maret 2025 | 03:55 WIB
Pelatih Manchester United Ruben Amorim
Pelatih Manchester United Ruben Amorim

Jawa Pos Radar Madiun – Ruben Amorim tengah menghadapi tantangan besar dalam menanamkan formasi 3-4-3 di Manchester United.

Sejak mengambil alih kursi kepelatihan di Old Trafford, pelatih asal Portugal itu terus mendapat kritik, baik dari media maupun para analis.

Sistem ini memang bukan hal baru bagi Amorim.

Dua tahun lalu, ia sukses menyingkirkan Arsenal asuhan Mikel Arteta dari Liga Europa bersama Sporting CP.

Namun, mengadaptasi skema yang sama di Premier League terbukti lebih sulit dari yang dibayangkan.

Bahkan, sejumlah pandit sepak bola Inggris seperti dikutip Sky Sports meragukan efektivitas formasi ini di kompetisi seketat Premier League.

Gary Neville: "Ini sistem yang aneh."

Stephen Warnock (Sky Sports): "Saya tidak suka sistem ini. Saya rasa ini tidak berhasil."

Jamie O'Hara: "Saya rasa formasi ini tidak akan pernah berhasil di Liga Primer."

Mengapa Formasi 3-4-3 Tidak Cocok untuk United?

Secara historis, hanya Chelsea asuhan Antonio Conte yang sukses meraih gelar Premier League dengan formasi ini.

Namun, sistem ini lebih sering digunakan untuk bertahan dan melakukan serangan balik ketimbang mendominasi permainan.

Bahkan Amorim sendiri mengakui bahwa timnya kesulitan saat menghadapi lawan yang menerapkan strategi yang sama.

"Skuad mereka dibangun untuk sistem ini," ujar Amorim setelah Manchester United dikalahkan Wolves pada Boxing Day.

Tantangan terbesar Amorim di United:

Bek sayap harus bekerja ekstra keras di Premier League yang lebih mengandalkan fisik.

Kurangnya pemain yang cocok untuk sistem ini, berbeda dengan Crystal Palace dan Wolves yang sukses menggunakannya.

Tim kesulitan saat menghadapi lawan yang bermain defensif dan memaksa mereka mendominasi permainan.

Apakah Amorim Akan Diberi Waktu?

Amorim tetap memiliki keyakinan bahwa sistem 3-4-3 bisa berhasil, seperti yang dilakukan Bayer Leverkusen di Bundesliga dan Atalanta di Serie A.

Namun, perbedaan besar adalah Manchester United tidak memiliki skuad yang cocok untuk strategi ini.

Jika Amorim ingin sukses, ia butuh waktu dan dukungan penuh dalam bursa transfer.

Kini, pertanyaannya adalah: apakah manajemen Manchester United cukup sabar untuk memberinya kesempatan? (ota)

Editor : Mizan Ahsani
#formasi #Manchester United #premier league #arteta #Amorim