MANCHESTER, Jawa Pos Radar Madiun – Derby Manchester edisi 2025 berakhir tanpa pemenang dan tanpa gol.
Laga antara Manchester United dan Manchester City di Old Trafford, Minggu (6/4/2025) malam WIB, menjadi pertandingan yang penuh kehati-hatian, minim intensitas, dan disorot karena kurangnya semangat juang—baik di lapangan maupun di tribun.
“Kualitasnya benar-benar kurang,” ujar Roy Keane.
“Ini melelahkan, datar, tidak ada energi,” tambah Micah Richards.
United Tajam Saat Transisi, Tapi Tumpul di Depan
Manchester United sejatinya tampil cukup disiplin dan berbahaya saat menyerang balik. Namun, ketumpulan di lini depan jadi masalah besar.
Alejandro Garnacho gagal memaksimalkan peluang jarak dekat, Manuel Ugarte menyia-nyiakan peluang emas di babak kedua, dan Rasmus Hojlund tampil menghilang dengan hanya 15 sentuhan sebelum diganti.
Joshua Zirkzee, penggantinya, sempat menguji Ederson lewat umpan silang Patrick Dorgu, tetapi peluang itu belum cukup untuk membuka keunggulan.
City Kehilangan Taji Tanpa Haaland
Sementara itu, Manchester City tampil dominan dalam penguasaan bola, tapi kehilangan daya gigit tanpa Erling Haaland.
Omar Marmoush, yang diplot sebagai striker utama, hanya mampu melepaskan beberapa tembakan rutin yang mudah dibaca oleh Andre Onana. Phil Foden bahkan ditarik keluar lebih awal karena tampil tak efektif.
Ini adalah pertandingan ke-21 Kevin De Bruyne melawan United, sekaligus derby terakhirnya sebelum hengkang di musim panas. Sayangnya, laga ini jauh dari perpisahan yang ideal bagi sang maestro Belgia.
Pemain Terbaik Pertandingan diberikan kepada Bruno Fernandes, yang tampil kreatif dan memimpin transisi United dengan baik.
Di sisi lain, Casemiro jadi motor pertahanan, mencatat 11 tekel sukses—penampilan terbaiknya dalam beberapa musim terakhir.
Rating pemain Man United:
Onana (6); Mazraoui (6), Maguire (5), Yoro (6); Dalot (5), Ugarte (6), Casemiro (8), Dorgu (7); Garnacho (5), Fernandes (8); Hojlund (5)
Pengganti: Lindelof (6), Zirkzee (6), Mount (6)
Rating pemain Man City:
Ederson (6); Nunes (6), Dias (7), Gvardiol (6), O'Reilly (6); Kovacic (5), Gundogan (5), De Bruyne (6); Foden (5), Marmoush (6), Bernardo (5)
Pengganti: Doku (5), Grealish (6), Lewis (6)
Amorim: Harus Cepat Bangkit, Waktu Tidak Banyak
Pelatih United, Ruben Amorim, mengakui ada peningkatan, tapi belum cukup untuk memuaskan ekspektasi fans.
"Kami lebih baik, tapi masih banyak yang harus ditingkatkan. Klub sebesar ini tak punya banyak waktu. Harus ada rasa urgensi,” tegas Amorim.
“Kami berbahaya saat transisi, tapi tidak cukup menghabiskan waktu di area lawan untuk menciptakan peluang."
Guardiola: Kami Tidak Cukup Baik untuk Menyakiti Mereka
Manajer City, Pep Guardiola, juga mengakui bahwa performa timnya jauh dari kata tajam.
“Kami hanya bisa meraih satu poin. Kami harus bermain lebih baik untuk menang. Kami tidak cukup baik untuk menghukum mereka,” kata Pep kepada Sky Sports.
Kedua Tim Puas? Neville Kritik Keras
Gary Neville merasa kedua tim tampak puas dengan hasil ini.
“Itu robotik. Sangat terstruktur hingga kehilangan semangat. Derby seharusnya lebih berdarah, lebih emosional,” ucapnya.
Imbas ke Klasemen
Hasil imbang ini membuat Manchester City gagal menyalip Chelsea di posisi keempat setelah The Blues juga bermain imbang melawan Brentford.
Kini, Newcastle berpeluang menyamai poin City jika menang atas Leicester di laga Monday Night Football.
Sementara itu, Manchester United tetap di posisi ke-13, tertinggal tujuh poin dari papan tengah. (ota)
Editor : Ockta Prana Lagawira