JAKARTA, Jawa Pos Radar Madiun – Kompetisi Liga 4 2024/2025 siap memasuki babak nasional yang akan digelar mulai 21 April hingga 27 Mei 2025, dengan total 64 tim dari seluruh provinsi di Indonesia akan bersaing memperebutkan delapan tiket promosi ke Liga 3 musim depan.
Liga 4 merupakan transformasi dari kompetisi Liga 3 setelah kehadiran Liga Nusantara sebagai kasta ketiga semi-profesional.
Kini, Liga 4 berada di bawah pengelolaan langsung PSSI, berbeda dengan Liga 1 dan Liga 2 yang ditangani oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB).
Babak Nasional dan Format Kompetisi
Putaran nasional Liga 4 terbagi ke dalam 16 grup berisi empat tim. Setiap tim merupakan wakil terbaik dari fase regional yang digelar Desember 2024 hingga Maret 2025 di bawah koordinasi Asprov PSSI.
Provinsi yang tak menggelar kompetisi seperti Papua dan Kalimantan Timur tidak mengirimkan wakil.
Fase grup akan digelar 21–25 April 2025, dilanjutkan fase gugur, dan partai puncak dijadwalkan 27 Mei 2025.
Drawing Diprotes, PSSI Minta Diulang
Sayangnya, proses drawing babak nasional menuai kontroversi besar. Sebuah video viral menunjukkan bola undian dibuka di bawah meja, bukan secara terbuka. Ketua Umum PSSI Erick Thohir langsung bereaksi keras.
“Kami menyesalkan pelaksanaan drawing Liga 4 yang berlangsung tidak profesional dan tidak transparan. Jangan main-main dengan kompetisi Liga,” tegas Erick, Jumat (11/4).
PSSI mendesak agar drawing ulang dilakukan secara adil dan terbuka, demi menjaga integritas kompetisi.
Lebih lanjut, Erick meminta agar drawing ulang dilakukan demi menjunjung fair play dan integritas kompetisi sepak bola Indonesia.
"Kami mendesak agar dilakukan drawing ulang dengan prosedur yang jelas, adil, dan melibatkan semua pihak terkait,” jelasnya.
Daftar Tim Lolos Liga 4 Nasional 2024/2025 (Update Berkala)
Pulau Sumatra
• Aceh: Persidi Idi Rayeuk, PSAB Aceh Besar, PS Peureulak Raya
• Sumut: PS Kawarta Deli Serdang, Victory Dairi FC
• Sumbar: Josal FC Piaman, PSPP Padang Panjang
• Riau: Wahana FC
• Jambi: Persebri Batanghari
• Bengkulu: Tri Brata Rafflesia FC
• Sumsel: PS Palembang, KMP Bumara FC
• Babel: PS Bangka
• Lampung: Persikomet, TS Saiburai
Pulau Jawa
• Banten: Persic Cilegon, Harin FC
• Jawa Barat: Cimahi Putra, Persipu FC, Cimahi United, Persik Kuningan, Persikabumi, Persikasi
• Jateng: Persebi Boyolali, Persika Karanganyar, Persip Pekalongan, Persibat Batang
• DIY: PS HW UMY
• Jatim: Persewangi, Persinga, PS Mojokerto Putra, Persema, Sang Maestro, Mitra Surabaya, Inter Kediri, Persikoba Batu
Kepulauan Nusa Tenggara
• Bali: Perseden Denpasar
• NTB: Pesidom Dompu, Garuda Muda FC
• NTT: Persebata Lembata, Bintang Timur Atambua
Pulau Kalimantan
• Kalbar: Gabsis Sambas
• Kalsel: PS Kab Tapin, Putra Plaosan Martapura
• Kaltara: Persemal Malinau
Pulau Sulawesi
• Sulut: PS Klabat XIII Jaya Sakti
• Gorontalo: Kreasindo Rajawali Sultan FC, Persital Talumolo
• Sulteng: Clebest FC Palu
• Sulbar: PS Sandeq Polman
• Sulsel: Mangiwang FC, Perslutim
• Sultra: UHO MZF FC
Kepulauan Maluku dan Papua
• Maluku: Siwalima FC
• Malut: (Update menyusul)
• Papua Barat: Persipegaf
• Papua Pegunungan: Persigubin Pegunungan Bintang