Jawa Pos Radar Madiun - Format final four Proliga 2025 tidak jauh berbeda dengan kompetisi musim-musim sebelumnya.
Setiap tim akan melakoni dua pertandingan dengan tim lain peserta final four.
Artinya, satu tim akan bakal menjalani total 6 laga.
Tim yang menempati posisi 1-2 klasemen akhir final four akan lolos ke grand final.
Sedangkan tim peringkat 3-4 bakal bertemu kembali di perebutan juara ketiga.
Penentuan posisi di klasemen final four sama seperti di babak reguler. Jumlah kemenangan akan menjadi acuan pertama.
Jika ada tim yang memiliki jumlah kemenangan sama, pembeda berikutnya adalah jumlah poin.
Sesuai regulasi, tim yang menang dengan skor set 3-0 atau 3-1 mendapatkan poin 3.
Sedangkan tim yang menang skor set 3-2 memperoleh poin 2. Sementara tim yang kalah skor set 2-3 meraih poin 1.
Baca Juga: Final Four Proliga 2025: Megawati Hangestri Baru Bisa Dimainkan Gresik Petrokimia di Seri Semarang
Lantas jika ada lebih dari satu tim memiliki jumlah kemenangan dan poin sama, acuan berikutnya adalah rasio set.
Nilai rasio set didapatkan dari jumlah set kemenangan dibagi jumlah set kekalahan.
Jika situasinya masih sama, acuan berikutnya adalah rasio poin set.
Nilai tersebut diperoleh dari jumlah poin yang didapat pada setiap set dibagi jumlah poin yang diperoleh lawan di setiap set.
Tim peserta final four putra:
Jakarta LavAni
Bhayangkara Presisi
Palembang BSB
Surabaya Samator
Tim peserta final four putri:
Popsivo Polwan
Pertamina Enduro
Electric PLN
Gresik Petrokimia
(isd)
Editor : Wawan Isdarwanto