Jawa Pos Radar Madiun – Pelatih Fiorentina, Raffaele Palladino, menegaskan timnya siap mati-matian untuk membalikkan keadaan saat menjamu Real Betis pada leg kedua semifinal Liga Conference 2024/2025 di Stadion Artemio Franchi, Jumat (9/5) dini hari WIB.
La Viola tertinggal agregat 1-2 usai kalah di leg pertama di Benito Villamarín, dan kini diwajibkan menang minimal dua gol tanpa balas untuk memastikan tiket ke partai final.
“Kami bisa dan harus tampil lebih baik dari leg pertama. Kami membuat kesalahan, tapi para pemain bersemangat dan siap memberikan segalanya,” ujar Palladino dikutip dari laman resmi klub.
Pelatih berpaspor Italia itu menekankan pentingnya memulai pertandingan dengan intensitas tinggi namun tetap bermain cerdas.
Real Betis memiliki kedalaman skuat yang bagus. Terlebih Antony makin gacor. Pemain berjuluk El Gasing itu harus bisa dihentikan kreasi dan pergerakannya.
“Kami harus tampil menggebrak, tapi tidak boleh terburu-buru. Betis tim yang kuat, dengan kualitas di semua lini,” lanjutnya.
Dukungan Suporter Jadi Kunci
Gelandang Rolando Mandragora turut membakar semangat rekan setimnya jelang duel krusial ini. Ia menyebut dukungan suporter di kandang sendiri bakal menjadi pembeda.
“Kami bangga bermain di hadapan stadion yang penuh. Segalanya bergantung pada sikap kami. Kami akan lakukan segalanya untuk ke final lagi,” tegasnya.
Fiorentina musim lalu nyaris menjuarai kompetisi ini sebelum dikalahkan West Ham United di final. Kini, mereka berambisi menebus kegagalan tersebut dengan langkah awal: membungkam Real Betis.
Editor : Ockta Prana Lagawira