Jawa Pos Radar Madiun - Real Madrid mengakhiri musim La Liga 2024/2025 dengan kemenangan manis 2-0 atas Real Sociedad, Sabtu (24/5/2025) malam WIB di Santiago Bernabeu.
Namun sorotan utama bukan hanya hasil laga, melainkan perpisahan emosional yang menguras air mata: Carlo Ancelotti resmi berpamitan dari kursi pelatih Real Madrid.
Pelatih legendaris asal Italia itu menyampaikan pesan penuh rasa syukur, cinta, dan tangis, menutup babak luar biasa bersama klub yang telah membesarkan namanya sebagai pelatih elite.
“Selamat siang. Anda tidak perlu berpikir bahwa berbicara hari ini begitu mudah. Suatu kehormatan, suatu kesenangan untuk melatih klub ini, tim ini,” kata Ancelotti dengan suara bergetar dan mata berkaca-kaca.
Ia mengenang berbagai momen ajaib selama masa kepelatihannya:
• Tiga gol Karim Benzema vs PSG
• Dua gol Rodrygo vs Manchester City
• Assist Luka Modric yang tak terlupakan
• Dua gol Joselu yang menggetarkan hati Madridista
“Saya tidak akan pernah lupa satu hari pun yang saya habiskan di sini. Dan saya akhiri dengan: Hala Madrid, y nada más. Saya mencintai kalian semua,” tutupnya disambut gemuruh Bernabeu.
Florentino Pérez Hampir Menangis, Real Madrid Melepas Ancelotti dengan Bangga
Presiden Real Madrid, Florentino Pérez, tampak sangat emosional selama momen perpisahan Ancelotti. Ia bahkan hampir menitikkan air mata ketika memeluk pelatih yang telah memberinya tiga gelar Liga Champions bersama Madrid.
Di sepanjang kariernya, Carlo Ancelotti telah memenangkan lima trofi Liga Champions sebagai pelatih, dua di antaranya saat bersama AC Milan, dan tiga lainnya bersama Real Madrid (2014, 2022, 2024).
Ancelotti Siap Tantang Dunia: Pindah ke Timnas Brasil untuk Piala Dunia 2026
Setelah mengakhiri kariernya di klub, Ancelotti kini bersiap menjalani misi baru sebagai pelatih tim nasional Brasil.
Ia berharap bisa melengkapi karier gemilangnya dengan mengangkat trofi Piala Dunia 2026 bersama Selecao.
Kehadiran pelatih sekelas Ancelotti diyakini akan membawa perubahan besar di tubuh Brasil yang kini tengah memasuki masa transisi generasi.
Luka Modric dan Lucas Vazquez Juga Berpamitan
Laga kontra Real Sociedad juga menjadi pertandingan terakhir bagi dua pemain veteran Madrid:
• Luka Modric, maestro lini tengah yang telah memperkuat Madrid sejak 2012.
• Lucas Vazquez, pemain serba bisa jebolan akademi Madrid yang loyal selama satu dekade terakhir.
Real Madrid Tutup Musim dengan Kemenangan, Simbol Transisi Era Baru
Dengan skor 2-0 di laga pamungkas, Real Madrid resmi menutup musim La Liga sebagai runner-up di bawah sang juara Barcelona.
Kemenangan ini sekaligus menjadi simbol akhir dari era yang luar biasa dan awal dari transformasi skuad di musim depan. (ota)
Editor : Ockta Prana Lagawira