Jawa Pos Radar Madiun – Duel krusial siap dilakoni Timnas Indonesia vs China di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Kamis malam (5/6) nanti.
Dari 23 nama yang masuk final squad, ada satu pemain yang diyakini dapat memberi kejutan. Pemain tersebut tak lain adalah Stefano Lilipaly.
Pemain berpengalaman ini diam-diam tampil mengesankan dalam uji coba tertutup jelang laga Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Dalam game internal yang digelar Timnas Indonesia, skuad dibagi menjadi dua tim: tim Lilipaly dan tim Struick.
Hasilnya mengejutkan. Dikabarkan Radar Situbondo, tim yang dipimpin Lilipaly menang 4-3, dan pemain Borneo FC itu mencetak hattrick alias tiga gol dalam satu laga ke gawang Emil Audero.
Aksi ini menjadi sinyal bahwa Lilipaly masih sangat berbahaya dan bisa menjadi senjata rahasia Garuda malam ini.
Sudah Lewati 6 Era Pelatih Timnas
Lilipaly bukan nama baru. Ia telah membela Timnas Indonesia sejak era Alfred Riedl hingga kini di bawah komando Patrick Kluivert.
Total sudah enam era pelatih yang ia lalui, namun semangat dan konsistensinya tetap prima. Ini membuktikan kualitas dan profesionalisme Lilipaly di level tertinggi sepak bola nasional.
Di level klub, performa Lilipaly juga tetap solid. Bersama Borneo FC di Liga 1 musim 2024/2025, ia telah mencatatkan 6 gol dan 4 assist dalam 24 match.
Sedangkan musim sebelumnya lebih impresif lagi, dengan 11 gol dan 15 assist dari 35 pertandingan.
Konsistensi ini memperlihatkan bahwa meskipun usianya telah menginjak 35 tahun, Lilipaly tetap menjadi ancaman di lini serang.
Pengalaman di Level Internasional
Lilipaly punya pengalaman penting di ajang internasional.
Di AFF Championship, ia mencetak 2 gol (2016) dan 1 gol (2018).
Total, ia telah tampil di berbagai ajang seperti Kualifikasi Piala Dunia, Kuakifikasi Piala Asia, dan turnamen AFF sejak 2016.
Jam terbang yang tinggi ini menjadikannya figur penting, terutama dalam laga-laga penuh tekanan seperti menghadapi China.
China memang bukan lawan sembarangan. Namun, dengan skuad yang makin solid dan opsi pemain yang variatif, Indonesia punya kans besar untuk menang.
Lilipaly, dengan ketenangan dan kecerdasannya dalam membaca permainan, bisa menjadi pembeda di momen penting.
Bukan tidak mungkin, Patrick Kluivert menyimpan Lilipaly sebagai kartu truf untuk mengejutkan lawan di babak kedua atau justru menjadi motor serangan dari menit awal bersama Ole Romeny dan Dean James atau Egy Maulana Vikri. (naz)
Editor : Mizan Ahsani