Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Hasil Prancis Terbuka 2025: Coco Gauff Tundukkan Aryna Sabalenka! Cetak Sejarah, Petenis Amerika Pertama Juara Roland Garros sejak Serena Williams

Ockta Prana Lagawira • Minggu, 8 Juni 2025 | 23:01 WIB
Coco Gauff merayakan kemenangan bersejarahnya usai menaklukkan Aryna Sabalenka dalam laga final Roland Garros 2025.
Coco Gauff merayakan kemenangan bersejarahnya usai menaklukkan Aryna Sabalenka dalam laga final Roland Garros 2025.

Jawa Pos Radar Madiun - Coco Gauff berhasil meraih gelar juara Prancis Terbuka pertamanya setelah mengalahkan petenis nomor satu dunia Aryna Sabalenka dengan skor 6-7(5), 6-2, 6-4 dalam pertandingan final yang dramatis di Roland Garros, Sabtu (7/6/2025).

Gauff, yang baru berusia 21 tahun, menunjukkan mentalitas luar biasa saat bangkit dari ketertinggalan untuk memenangkan gelar Grand Slam keduanya.

Dalam kondisi angin yang sangat kencang, Gauff mampu bertahan menghadapi pukulan keras Sabalenka yang unggul lebih dahulu dengan skor 4-1 di set pertama dan memenangkan set tersebut lewat tiebreak.

Namun, Sabalenka membuat total 70 kesalahan sendiri yang menjadi keuntungan besar bagi Gauff untuk bangkit.

"Saya sejujurnya tidak berpikir bisa melakukannya," ujar Gauff sambil menerima trofi dari juara empat kali Roland Garros, Justine Henin.

Mengutip rapper Amerika Tyler the Creator, ia menegaskan, "Jika saya pernah mengatakan bahwa saya memiliki keraguan, saya pasti berbohong. Saya yakin saya bisa melakukannya."

Kemenangan ini menjadikan Gauff sebagai petenis Amerika pertama yang menjuarai Roland Garros sejak Serena Williams pada 2015, sebuah capaian yang disambut dengan ucapan selamat dari banyak tokoh ternama, termasuk mantan Presiden Barack Obama dan Michelle Obama.

"Saya ingin menjadi representasi harapan bagi mereka yang mungkin merasa kurang didukung di Amerika," tambahnya emosional.

Sabalenka, meski unggul secara awal, menyebut laga ini sebagai "final terburuk" dalam kariernya akibat kondisi buruk dan emosi yang sulit dikendalikan.

"Saya merasa hari ini tidak bisa mengontrol emosi dengan baik," ujar Sabalenka sambil menangis dalam konferensi pers.

Baca Juga: Trump Kerahkan 2.000 Garda Nasional di Los Angeles, Kerusuhan Migran Picu Bentrokan Besar

Pertandingan ini merupakan final pertama antara dua petenis top dunia di Roland Garros sejak Serena Williams mengalahkan Maria Sharapova pada 2013, serta final Grand Slam pertama antara petenis ranking 1 dan 2 sejak Caroline Wozniacki mengalahkan Simona Halep di Australia Terbuka 2018.

Dengan kemenangan ini, Gauff telah menegaskan dirinya sebagai bintang baru tenis wanita dunia, tidak hanya karena bakatnya tetapi juga karena ketahanan mentalnya dalam situasi sulit.

Statistik Final Gauff vs Sabalenka

• Total Kesalahan (Unforced Errors): Sabalenka 70, Gauff 36

• Double Fault: Sabalenka 10, Gauff 2

• Total Break Points: Gauff 6 dari 10 kesempatan, Sabalenka 4 dari 9 kesempatan

Kemenangan bersejarah ini akan dikenang sebagai salah satu final Roland Garros paling dramatis, di mana keberanian, ketahanan mental, dan kondisi cuaca ekstrem menjadi faktor penentu utama. (ota)

Editor : Ockta Prana Lagawira
#Coco Gauff #Serena Williams #cetak sejarah #petenis AS pertama #gelar juara Prancis Terbuka pertama #petenis as #juara Roland Garros #Aryna Sabalenka