Jawa Pos Radar Madiun – Kylian Mbappé tampil gemilang saat Prancis mengalahkan tuan rumah Jerman dengan skor 2-0 dalam perebutan tempat ketiga UEFA Nations League 2024/2025 yang berlangsung di Stuttgart, Minggu (8/6).
Laga ini menjadi catatan spesial bagi Mbappe, yang sukses mencetak gol ke-50 untuk Les Bleus sekaligus menyumbang assist untuk gol kedua oleh Michael Olise.
Sejak menit awal, tim asuhan Julian Nagelsmann sebenarnya tampil menekan di depan publik sendiri.
Peluang emas didapat lewat Nick Woltemade dan Niclas Füllkrug, namun kiper Mike Maignan tampil solid di bawah mistar.
Florian Wirtz bahkan hampir membuka skor, namun tembakannya di menit ke-38 hanya membentur tiang.
Namun, Prancis mampu memanfaatkan kelengahan tuan rumah. Menjelang turun minum, Mbappe menyelinap di sisi kiri pertahanan Jerman dan melepaskan tembakan keras yang tak mampu diantisipasi Marc-André ter Stegen.
Gol tersebut menjadikan Mbappe sebagai pemain ketiga Prancis dalam sejarah yang mencapai 50 gol internasional, menyusul Olivier Giroud (57) dan Thierry Henry (51).
Dominasi Prancis dan Kontribusi Mbappe
Prancis terus mendominasi di babak kedua. Marcus Thuram sempat hampir menggandakan keunggulan, namun kembali tiang gawang menggagalkan upayanya.
Mbappe juga nyaris mencetak brace, tapi Ter Stegen menggagalkan tendangan voli akrobatiknya di menit ke-79.
Beberapa menit kemudian, Prancis benar-benar menutup pertandingan. Memanfaatkan kesalahan lini belakang Jerman, Mbappe menggiring bola bebas dan mengirim assist ke Michael Olise yang tinggal menceploskan bola ke gawang kosong.
Statistik dan Catatan Khusus Pertandingan:
• Mbappe kini hanya tertinggal satu gol dari Thierry Henry di daftar top skor sepanjang masa Timnas Prancis.
• Ini adalah kemenangan kompetitif pertama Prancis atas Jerman sejak EURO 2020.
• Jerman mencatat dua kekalahan beruntun di UEFA Nations League untuk pertama kalinya sejak 2018.
• Die Mannschaft gagal mencetak gol dalam dua dari 24 laga terakhir mereka di Nations League.
Pemain Terbaik: Kylian Mbappe
“Dia mencetak gol pertama dan menciptakan assist untuk gol kedua. Sang penyerang sangat berbahaya dalam setiap transisi serangan Prancis,” tulis Panel Pengamat Teknis UEFA. (ota)
Editor : Ockta Prana Lagawira