Jawa Pos Radar Madiun - Masa depan Cristiano Ronaldo kembali menjadi teka-teki yang menggoda publik sepak bola dunia.
Di usia 40 tahun, sang megabintang Portugal masih menolak untuk pensiun dan bahkan memancang target gila: 1000 gol sepanjang karier profesionalnya.
Dilansir dari La Gazzetta dello Sport, rumor terbaru menyebutkan bahwa Como 1907, klub Italia di bawah kepemilikan taipan Indonesia, (Hartono bersaudara), bisa menjadi destinasi kejutan Ronaldo berikutnya.
Sosok Cesc Fabregas, yang kini menjabat sebagai pelatih dan tokoh sentral proyek ambisius Como, disebut menjadi kunci potensial untuk merekrut CR7.
Spekulasi ini muncul setelah Ronaldo sempat menyampaikan salam perpisahan dengan Al Nassr, klub Arab Saudi yang dibelanya sejak akhir 2022.
Namun, saat perayaan kemenangan Portugal di ajang UEFA Nations League, Ronaldo justru mengindikasikan bahwa ia mungkin tetap bertahan, menjawab “ya” singkat saat ditanya tentang masa depannya di klub.
Meski belum ada pernyataan resmi, sinyal dari Ronaldo tetap membingungkan.
Di satu sisi, ia masih ingin berkontribusi dalam sejarah, salah satunya tampil di edisi perdana Piala Dunia Antarklub FIFA 2025.
Namun di sisi lain, keputusan Sporting CP untuk tidak merekrutnya kembali dan minimnya minat dari klub elite Eropa membuka peluang bagi klub seperti Como untuk mengajukan tawaran berani.
Como, yang bermarkas di tepi Danau Como dan bermain di Stadion Giuseppe Sinigaglia, memang tengah naik daun di Serie A.
Andai Ronaldo benar-benar merapat, ini bisa menjadi gebrakan transfer heboh musim panas ini.
Terlepas dari statusnya yang veteran, usia biologis Ronaldo masih tercatat di angka 28,9 tahun berkat rutinitas fisik dan nutrisi yang ketat.
Ia pun beberapa kali menyatakan, “bercanda tapi tidak berlebihan,” bahwa dirinya bisa bermain hingga 10 tahun lagi.
Pertanyaannya kini tinggal satu. Apakah Como berani bermimpi lebih besar dan menjadikan Cristiano Ronaldo sebagai wajah revolusi mereka? (tif)
Editor : Mizan Ahsani