Jawa Pos Radar Madiun – Jay Idzes tak hanya memikat jutaan penggemar Indonesia, tetapi kini juga menjadi rebutan panas di bursa transfer Serie A 2025.
Kapten Timnas Indonesia itu disebut sedang dalam radar serius dua klub besar Italia: Inter Milan dan Fiorentina.
Performa impresif Jay Idzes selama membela Venezia FC musim 2024/2025 menjadi alasan utama.
Meski timnya harus terdegradasi ke Serie B, Jay justru menjelma sebagai salah satu bek muda terbaik.
Ia mencatatkan 179 kemenangan duel bertahan, sebuah angka yang membuatnya masuk dalam jajaran tiga besar bek U-25 terbaik di Eropa musim lalu.
Inter Milan Bergerak Duluan, Tapi...
Ketertarikan Inter Milan bukan sekadar rumor. Beberapa media Italia menyebut bahwa negosiasi sudah berlangsung intens.
Bahkan, muncul laporan bahwa Jay telah mencari tempat tinggal di Milan. Para penggemar pun mulai berspekulasi bahwa pengumuman resmi tinggal menunggu waktu.
Namun, transfer sepak bola tak pernah berjalan lurus. Di saat Inter merasa unggul, pesaing lama mereka justru menyalip di tikungan.
Fiorentina Menawarkan Lebih dari Sekadar Kontrak
Fiorentina hadir dengan proposal yang tidak main-main. Mereka menjanjikan Jay Idzes sebagai pemain inti sejak hari pertama.
“Fiorentina tak hanya datang membawa tawaran, mereka datang dengan visi,” ungkap sumber internal klub kepada Sky Italia.
La Viola melihat Jay sebagai poros utama lini belakang mereka. Bukan pelapis, bukan cadangan.
Dalam rencana jangka panjang klub, bek kelahiran Belanda itu akan dijadikan pemimpin baru, sekaligus wajah Fiorentina untuk menyasar pasar Asia Tenggara.
Jika tawaran ini diterima, Idzes bukan hanya mendapatkan jaminan jam bermain, tetapi juga kesempatan membangun status global—baik sebagai pemain, maupun ikon regional.
Udinese Juga Masuk, Siap Pecahkan Rekor Transfer Klub!
Bukan hanya Inter dan Fiorentina, klub Serie A lain ikut masuk dalam perebutan tanda tangan Idzes. Udinese kabarnya bersedia membayar €25 juta (sekitar Rp469 miliar).
Angka ini akan menjadikan Jay Idzes sebagai pemain termahal dalam sejarah klub tersebut—bahkan memecahkan rekor pemain Garuda termahal yang sebelumnya dipegang oleh Mees Hilgers.
Laporan dari Messaggero Veneto menyebutkan bahwa Udinese sangat serius. Mereka ingin menjadikan Idzes sebagai jangkar pertahanan yang baru.
Dilema Idzes: Starter di Fiorentina, Tapi Gelar Bersama Inter?
Fiorentina memang bukan favorit juara Serie A atau peserta tetap Liga Champions.
Namun mereka menawarkan kepercayaan, stabilitas proyek, dan kesempatan untuk jadi ikon regional.
Untuk pemain seperti Jay Idzes, yang tengah berada di puncak performa dan ingin berkembang, ini bisa jadi daya tarik besar.
Di sisi lain, Inter Milan adalah tim besar dengan tradisi juara. Namun dengan kehadiran pemain top seperti Bastoni dan Acerbi, peluang Jay menjadi starter tidaklah mudah.
“Inter bisa menjanjikan trofi, tapi belum tentu menit bermain,” komentar seorang jurnalis Italia di Calciomercato.
Situasi ini pun menjadi dilema: apakah Jay Idzes akan memilih proyek jangka panjang dengan posisi utama di Fiorentina, atau bersaing di klub besar demi kesempatan mengangkat trofi?
Keputusan Ada di Tangan Jay
Apa pun pilihannya, Jay Idzes sedang berada di persimpangan besar dalam kariernya.
Kepindahan ke Fiorentina bisa menjadi awal dari proyek besar, sementara Inter menawarkan nama besar dan peluang menembus pentas Eropa.
Yang jelas, sepak bola Indonesia kini punya satu nama yang tidak hanya disegani di Asia Tenggara, tapi juga membuat Serie A terpana. (ota)
Editor : Ockta Prana Lagawira