Jawa Pos Radar Madiun – Persib Bandung resmi menambah amunisi di lini tengah dengan mendatangkan gelandang asal Brasil, William Moreira Da Silva Marcilio, dari Arema FC.
Pemain berusia 28 tahun itu dikontrak dua musim dan akan menjadi bagian penting dari skuat Maung Bandung untuk mengarungi Liga 1 serta AFC Champions League Two musim 2025/26.
Rekrutmen William merupakan langkah strategis klub yang mendapat rekomendasi langsung dari pelatih Bojan Hodak.
Dalam musim perdananya di Indonesia bersama Arema, William tampil mencolok dengan catatan 5 gol dan 7 assist dalam 19 pertandingan.
Ia berperan sebagai pengatur ritme permainan dan kreator peluang yang konsisten, meski Arema tampil kurang stabil musim lalu.
“Wilujeung sumping, William Moreira Da Silva Marcilio. PERSIB dan Bobotoh menyambut kehadiranmu di Bandung dengan penuh antusiasme dan ekspektasi tinggi,” ujar Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, dalam rilis resmi klub.
William yang lahir di Rio de Janeiro pada 31 Agustus 1996 itu disiapkan sebagai pengganti Tyronne del Pino dan akan menempati posisi gelandang serang nomor 10.
Bojan Hodak disebut mengincar sosok seperti William karena gaya bermainnya sesuai dengan kebutuhan skema menyerang yang ingin dibangun musim depan.
Kedatangan William menandai arah baru rekrutmen Persib yang tak lagi mengejar nama besar semata, melainkan berfokus pada performa dan kebutuhan taktis tim.
Pemain asal Brasil ini dikenal memiliki visi bermain tajam, kemampuan dalam distribusi bola cepat, serta mobilitas tinggi yang memudahkan tim dalam fase transisi.
“Target kami musim ini tidak hanya bertahan di papan atas Liga 1, tapi juga tampil kompetitif di level Asia. Karena itu, pemain seperti William harus cepat beradaptasi dan menyatu dengan sistem,” tambah Adhitia.
Dengan pengalaman bermain di kompetisi Asia dan usia yang masih produktif, William Moreira diyakini mampu langsung klik dengan kultur permainan Persib dan atmosfer Bobotoh yang bergelora.
Ekspektasinya bukan hanya jadi kreator serangan, tapi juga pemimpin baru di lini tengah yang bisa menciptakan keseimbangan dalam formasi Hodak musim depan. (tif/naz)
Editor : Mizan Ahsani