Jawa Pos Radar Madiun - Indonesia dikenal sebagai negeri yang kaya akan warisan budaya, termasuk dalam hal olahraga tradisional.
Sejumlah permainan dan seni bela diri yang dulunya bagian dari aktivitas adat, latihan perang, hingga permainan rakyat kini telah diangkat menjadi cabang olahraga resmi.
Bahkan dikompetisikan hingga tingkat nasional.
Beberapa di antaranya bahkan sudah mendapat pengakuan dunia, seperti Pencak Silat yang kini berstatus Warisan Budaya Takbenda UNESCO.
Berikut daftar olahraga tradisional yang masih lestari dan terus dikembangkan sebagai bagian dari identitas bangsa:
Olahraga Bela Diri dan Ketangkasan
1. Pencak Silat
Seni bela diri asli Indonesia ini telah dikenal sejak abad ke-7 dan kini berkembang menjadi cabor nasional yang mendunia.
Selain mengasah fisik, pencak silat juga sarat nilai spiritual dan budaya. Kini dipertandingkan di SEA Games hingga Asian Games.
2. Fahombo (Lompat Batu)
Tradisi masyarakat Nias ini awalnya sebagai uji kedewasaan sebelum seorang pemuda diizinkan berperang. Kini, jadi atraksi budaya dan simbol kekuatan fisik.
3. Pathol
Gulat tradisional dari pesisir Jawa Tengah yang dahulu digunakan sebagai latihan fisik para nelayan. Digelar di arena berpasir dengan tujuan menjatuhkan lawan.
Permainan Rakyat Beregu yang Jadi Cabor
4. Sepak Takraw
Olahraga yang memadukan teknik sepak bola dan voli, dimainkan dengan bola rotan. Diakui sebagai cabor resmi dan masuk SEA Games.
5. Tarik Tambang
Permainan sederhana namun memerlukan kekuatan tim. Sering hadir dalam perayaan nasional.
6. Gobak Sodor (Hadang)
Permainan strategi dan kelincahan untuk melewati garis penjagaan lawan. Populer di lingkungan sekolah.
7. Bakiak (Terompah Panjang)
Permainan kerja sama tim dengan menggunakan alas kayu panjang. Dikenal di lomba 17-an.
8. Panjat Pinang
Simbol gotong royong dan tantangan. Peserta berlomba memanjat batang pinang licin untuk meraih hadiah.
9. Benteng
Permainan strategi beregu untuk merebut atau mempertahankan "benteng". Mengasah kecepatan dan taktik.
10. Dagongan
Mirip tarik tambang, namun menggunakan bambu panjang sebagai alat dorong dan tarik.
Baca Juga: Mau Sewa Mobil? Ini 5 Jenis yang Sering Dipilih oleh Pengguna Jasa Rental dan Info Tarifnya di 2025
Permainan Individu dan Keterampilan Tradisional
11. Egrang
Permainan keseimbangan dengan berjalan menggunakan tongkat bambu tinggi.
12. Jemparingan
Panahan tradisional Yogyakarta yang dilakukan sambil duduk bersila. Filosofinya melatih fokus dan tanggung jawab.
13. Gasing
Permainan memutar kayu menggunakan tali. Kemenangan ditentukan dari lamanya gasing berputar.
14. Engklek
Permainan lompat di pola kotak yang digambar di tanah. Mengasah keseimbangan dan kelincahan.
15. Karapan Sapi
Pacuan sapi khas Madura yang kini juga jadi daya tarik wisata nasional.
16. Pacu Jalur
Lomba dayung perahu panjang dari Riau dengan puluhan pendayung. Telah masuk kalender Festival Nasional dan SEA Games.
Olahraga tradisional Indonesia bukan hanya soal adu fisik. Di balik itu, terkandung nilai luhur seperti kebersamaan, sportivitas, gotong royong, hingga filosofi kehidupan.
Menariknya, sebagian sudah dikembangkan sebagai cabor resmi KONI, bahkan dipertandingkan dalam ajang seperti Pekan Olahraga Tradisional Nasional (POTRADNAS). (rio)
Editor : Mizan Ahsani