Jawa Pos Radar Madiun – Juventus kembali harus menelan pil pahit usai gagal melaju ke perempat final Piala Dunia Antarklub 2025.
Bertemu Real Madrid di babak 16 besar, skuad asuhan Igor Tudor dipaksa mengakui keunggulan Los Blancos dengan skor tipis 0-1 dalam laga penuh tekanan yang digelar dini hari tadi.
Lini Belakang Rapuh, Juventus Tersingkir
Juventus mengawali laga tanpa beberapa pilar utama. Cedera parah Nicolò Savona dan absennya Federico Gatti yang terkena flu membuat lini pertahanan mereka terpaksa mengandalkan Daniele Rugani—yang baru kembali usai semusim di Ajax.
Namun kehadiran Rugani tidak sepenuhnya mampu menahan gelombang serangan Real Madrid yang konsisten membombardir pertahanan Bianconeri.
Sementara itu, Real Madrid juga tampil tanpa beberapa bintang utama seperti Kylian Mbappé dan David Alaba.
Namun, strategi Xabi Alonso tetap efektif, menurunkan skuad yang sama kala menyingkirkan RB Salzburg—termasuk mantan bek Juventus, Dean Huijsen.
Heroik Di Gregorio, Juventus Tetap Kalah
Meski kalah, penampilan kiper Michele Di Gregorio layak mendapat apresiasi tertinggi. Ia beberapa kali mematahkan peluang emas Madrid, total sepuluh penyelamatan krusial dibuatnya, termasuk upaya luar biasa menepis tembakan Federico Valverde.
Tidak heran, Di Gregorio dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Pertandingan oleh Football Italia.
“Pertandingan ini sangat penting untuk melihat posisi kami dibandingkan tim-tim elit Eropa. Kami menyiapkan strategi berbeda melawan Real Madrid. Saya ucapkan selamat kepada para pemain, mereka sudah berusaha maksimal,” ujar pelatih Igor Tudor, mengakui kualitas lawan.
Evaluasi Skuad dan Rating Pemain Juventus
Kekalahan ini menegaskan masih banyak pekerjaan rumah yang harus dibereskan Bianconeri, terutama dalam bertahan. Juventus tersingkir usai membukukan dua kemenangan dan dua kekalahan—performa yang sedikit lebih baik dibanding laga melawan Manchester City.
Berikut rating lengkap pemain Juventus vs Real Madrid:
• Michele Di Gregorio (8) – Kiper Juventus tampil luar biasa, berkali-kali melakukan penyelamatan penting dan menjaga harapan tim hingga akhir laga.
• Pierre Kalulu (5) – Sering kesulitan mengatasi serangan Real Madrid, kalah duel dan membuat lini belakang keteteran.
• Daniele Rugani (5,5) – Kurang solid, namun dipaksa bermain karena keterbatasan opsi bek tengah.
• Kelly (5) – Melakukan kesalahan sapuan yang berujung gol Madrid, lalu keluar karena cedera.
• Alberto (5) – Terus mendapat tekanan dari Vinicius Junior, gagal tampil meyakinkan.
• Manuel Locatelli (6) – Menjaga stabilitas di tengah meski minim kreasi serangan.
• Khephren Thuram (6,5) – Menjadi gelandang terbaik Juventus dalam laga ini, rajin melakukan pressing dan intersepsi.
• Andrea Cambiaso (6) – Berpindah-pindah posisi sayap, tetapi kontribusi ke depan masih terbatas.
• Francisco Conceiçao (5,5) – Satu peluang emas gagal dimanfaatkan, akhirnya digantikan.
• Kenan Yildiz (6,5) – Motor serangan Juventus, beberapa kali memberi ancaman ke gawang Madrid.
• Randal Kolo Muani (5) – Berkontribusi dalam membangun serangan tapi gagal memanfaatkan peluang emas.
Pelatih Igor Tudor (5,5)
Setidaknya ada reaksi positif setelah kekalahan dari Manchester City. Namun, Juventus harus berbenah jika ingin bersaing di level tertinggi musim depan.
Tudor menyebut, “Kami akan beristirahat dulu dan mempersiapkan diri untuk musim berikutnya. Mari kita semua menikmati liburan sekarang.”
Rating Pemain Real Madrid (singkat):
Courtois 6; Alexander-Arnold 6, Rüdiger 6,5, Huijsen 6,5, Fran García 6,5; Valverde 7,5 (Ceballos N/A), Tchouameni 7, Bellingham 6,5; Arda Güler 7 (Modric N/A), Gonzalo 7 (Mbappé 6,5), Vinicius 7.
Kekalahan ini menegaskan Juventus harus memperkuat lini pertahanan dan mencari tambahan pemain kunci pada bursa transfer mendatang.
Real Madrid membuktikan level permainan mereka masih satu tingkat di atas, sekaligus menghentikan laju Bianconeri di turnamen elit dunia ini. (ota)
Editor : Ockta Prana Lagawira