Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Bonus Persib Bandung Tuai Polemik, Gubernur Jabar KDM Pilih Berikan Duitnya untuk Warga Karawang

Mizan Ahsani • Kamis, 3 Juli 2025 | 22:11 WIB
Pawai juara Persib meriah.
Pawai juara Persib meriah.

Jawa Pos Radar Madiun - Para pemain Persib Bandung terpaksa gigit jari.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memutuskan mengalihkan dana bonus untuk Persib kepada warga terdampak krisis air bersih di Karawang.

Keputusan ini muncul setelah mencuatnya polemik seputar pengembalian dana bonus yang sebelumnya diberikan kepada klub kebanggaan masyarakat Jabar itu.

Bonus tersebut berasal dari hasil penggalangan dana sukarela ASN Pemprov Jabar sebagai bentuk apresiasi atas prestasi Persib yang meraih juara Liga 1 2024/2025.

Namun, dana sebesar Rp400 juta itu akhirnya dikembalikan oleh pihak klub.

Dedi menyebut, pengembalian tersebut salah satunya disebabkan oleh kekhawatiran mengenai kejelasan sumber dana.

"Kalau ternyata Persib ragu menerimanya, takut uangnya tidak halal, ya sudah," kata Dedi, Kamis (3/7).

Gubernur Dedi Mulyadi mengaku tak ingin ambil pusing.

Ia justru melihat situasi ini sebagai kesempatan untuk menyalurkan dana ke sektor yang lebih mendesak.

Yakni pemenuhan air bersih bagi masyarakat di Desa Cilebar, Karawang.

Wilayah tersebut selama puluhan tahun hanya mengandalkan air hujan untuk kebutuhan harian.

Ironisnya, mereka tinggal bersebelahan dengan kompleks industri besar yang menyumbang puluhan miliar pajak setiap tahun.

"Ada 210 rumah hidup dari air hujan. Ini di satu sisi industri megah, di sisi lain rakyat kita kekeringan," ujar pria yang akrab disapa KDM itu.

Sebelumnya, Pemprov Jabar telah mengalokasikan Rp700 juta dari APBD untuk proyek sambungan pipa air.

Namun karena proses tender masih berjalan dan warga tidak bisa menunggu terlalu lama, Dedi bergerak cepat.

Selama sepuluh hari terakhir, pemerintah sudah mengirim enam tangki air bersih per hari. Namun, itu hanya solusi sementara.

"Saya berpikir gimana caranya uang itu bisa dipakai langsung pasang paralon. Kalau bisa efisien, dari Rp700 juta jadi Rp500 juta cukup," tuturnya.

Dari situlah, Dedi memutuskan dana Rp400 juta yang dikembalikan Persib akan digunakan untuk mempercepat pembangunan akses air bersih.

Bahkan jika dana masih kurang, ia menyatakan siap menambahkan dari dana pribadinya.

"Kalau uang ini bisa bikin air ngalir ke rumah mereka sebulan lagi, ya lebih bermanfaat. Nanti kalau kurang, saya tambahkan dari saku pribadi," tegas Dedi. (tif/naz)

Editor : Mizan Ahsani
#karawang #liga 1 #dedi mulyadi #bantuan #juara #persib #KDM #Gubernur Dedi Mulyadi #bonus #Dikembalikan #Persib Bandung #gubernur jabar