Jawa Pos Radar Madiun – Sinar senja merayap di Anfield, meninggalkan bayangan panjang di tribun yang pernah bergemuruh menyanyikan nama Darwin Nunez.
Kini, penyerang Uruguay itu bersiap menutup babak tiga tahunnya bersama Liverpool, menuju panggung baru di Liga Pro Saudi bersama Al Hilal.
Menurut The Athletic, Liverpool dan Al Hilal telah mencapai kesepakatan transfer senilai €53 juta ditambah bonus.
Nunez mendapat izin meninggalkan Inggris untuk menjalani pemeriksaan medis di Jerman, lokasi kamp latihan Al Hilal.
Kesepakatan ini menandai akhir perjalanan pemain 26 tahun itu sejak didatangkan dari Benfica pada 2022 dengan biaya awal €75 juta.
Selama berseragam The Reds, Nunez mencatat 143 penampilan dan mencetak 40 gol.
Ia nyaris hengkang pada Januari lalu ketika Al Nassr mengajukan tawaran sekitar €70 juta, namun Liverpool menolak karena tengah memburu gelar Liga Primer.
Keputusan itu terbukti tepat, Nunez berkontribusi membantu klub meraih trofi, meski lebih sering memulai laga dari bangku cadangan.
Musim panas ini, keinginan Nunez untuk mendapatkan menit bermain reguler kembali mengemuka.
Milan dan Napoli sempat menunjukkan minat, namun paket finansial dan proyek ambisius Al Hilal membuat pilihan sang striker jatuh ke klub asal Riyadh itu.
Di Al Hilal, Nunez diharapkan mengisi peran yang ditinggalkan Olivier Giroud. Klub asuhan Jorge Jesus itu juga tengah mempersiapkan diri menghadapi persaingan ketat di Liga Pro Saudi dan Liga Champions Asia.
Bagi Liverpool, kepergian Nunez menjadi tantangan untuk membangun kembali lini depan. Hugo Ekitike sudah bergabung, sementara tawaran £110 juta untuk penyerang Newcastle United, Alexander Isak, telah ditolak.
Di Anfield, sosok Nunez akan dikenang sebagai pemain penuh energi, yang meski tak selalu menjadi starter, kerap mencetak gol penting di momen krusial.
Perpisahan ini bukan hanya tentang angka transfer, tetapi juga tentang akhir sebuah kisah dan awal petualangan baru di padang pasir Timur Tengah.
Editor : Ockta Prana Lagawira