Jawa Pos Radar Madiun – Masa depan Gianluigi Donnarumma bersama Paris Saint-Germain (PSG) memasuki fase krusial.
Kedatangan Lucas Chevalier dari Lille dengan nilai transfer sekitar €40 juta disebut menjadi sinyal kuat bahwa klub ibu kota Prancis itu telah menyiapkan pengganti jangka panjang di bawah mistar.
Chevalier, kiper utama timnas Prancis berusia 23 tahun, dianggap sebagai investasi masa depan.
Kehadirannya membuat spekulasi soal hengkangnya Donnarumma pada bursa transfer musim panas ini semakin kencang.
Negosiasi Kontrak Mandek, Klub Elite Eropa Mengintai
Kontrak Donnarumma bersama PSG berakhir pada Juni 2026. Namun, hingga awal Agustus ini, pembicaraan perpanjangan kontrak belum mencapai kata sepakat.
The Guardian melaporkan bahwa situasi ini membuat PSG mulai membuka peluang menerima tawaran jika harga yang diajukan sesuai.
Menurut Bild, perekrutan Chevalier bukan sekadar memperkuat kedalaman skuat, tetapi langkah antisipatif jika Donnarumma memilih pergi. PSG kini berada di posisi dilematis:
Menahan Donnarumma tanpa kontrak baru berarti berisiko kehilangan sang kiper secara gratis pada 2026.
Menjualnya musim panas ini akan memberi dana besar untuk memperkuat lini lain, sekaligus memberi ruang bagi Chevalier untuk mengambil alih posisi utama.
Perjalanan Donnarumma di PSG
Sejak bergabung secara gratis dari AC Milan pada 2021, Donnarumma telah tampil lebih dari 150 kali di semua kompetisi.
Ia membantu PSG meraih berbagai trofi domestik, termasuk Ligue 1, Coupe de France, dan Trophee des Champions.
Meski demikian, performanya kerap menjadi sorotan, terutama di laga-laga Liga Champions. Beberapa kesalahannya di momen krusial membuat publik dan media Prancis mempertanyakan konsistensinya di level tertinggi. (cor)
Penulis
Rizhal Putra Pratama, mahasiswa Universitas Merdeka Madiun
Editor : Andi Chorniawan