Jawa Pos Radar Madiun - AC Milan sedang bernegosiasi dengan Manchester United untuk merekrut striker Rasmus Hojlund pada bursa transfer musim panas ini.
Pembicaraan antara kedua klub tengah membahas struktur kesepakatan. Adapun Milan menginginkan skema peminjaman dengan opsi pembelian.
Sebaliknya, United lebih memilih penjualan permanen atau minimal ada klausul pembelian wajib.
Manchester United membanderol striker asal Denmark tersebut di kisaran £40 juta. Hojlund sebelumnya didatangkan dari Atalanta pada Agustus 2023 dengan biaya mencapai £72 juta.
Namun, posisinya kini terancam menyusul kedatangan Benjamin Sesko dari RB Leipzig dengan mahar £73,7 juta.
Kedatangan Sesko membuat peluang bermain Hojlund semakin kecil.
Kondisi itu terlihat saat laga uji coba melawan Fiorentina, Sabtu (9/8), di mana Hojlund hanya menjadi pemain cadangan dan tidak dimainkan. Padahal dia satu-satunya striker murni di skuad.
Pelatih Ruben Amorim justru menempatkan Mason Mount sebagai false nine.
"Kami kesulitan tanpa striker murni. Kami punya pemain baru, jadi kita lihat nanti," ujar Amorim kepada MUTV.
Hojlund dikabarkan ingin bertahan dan berjuang memperebutkan tempat di tim utama.
Namun, ia kini masuk daftar pemain yang bisa dilepas United, bersama Jadon Sancho, Alejandro Garnacho, Antony, dan Tyrell Malacia.
Benjamin Sesko menjadi rekrutan ketiga United di lini depan setelah Matheus Cunha dan Bryan Mbeumo.
Total, Setan Merah menghabiskan sekitar £207,2 juta untuk mendatangkan ketiganya pada musim panas ini.
Sesko telah menandatangani kontrak lima tahun dan akan menjadi opsi utama di lini depan Amorim.
Jika Milan dan United mencapai kesepakatan di angka £40 juta, maka kepergian Hojlund akan menutup salah satu transfer terbesar United pada bursa kali ini.
Milan sendiri sedang mencari striker anyar untuk memperkuat lini serang setelah melepas beberapa pemain di sektor depan. (naz)
Editor : Mizan Ahsani