Jawa Pos Radar Madiun - Dewa United Banten FC harus menelan pil pahit untuk kali kedua di awal musim BRI Super League 2025/2026.
Dijuluki Los Galacticos karena skuat bertabur bintang, tim asuhan Jan Olde Riekerink justru tumbang dari Semen Padang dengan skor mencolok 2-0.
Pertandingan yang digelar di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Jumat (15/8) sore itu menjadi panggung kejutan bagi tuan rumah.
Meski musim lalu nyaris terdegradasi, Kabau Sirah tampil solid, disiplin, dan mematikan dalam serangan balik.
Sejak menit awal, Dewa United yang menurunkan nama-nama besar seperti Nick Kuipers dan Taisei Marukawa justru kesulitan membongkar pertahanan Semen Padang yang digalang ketat.
Strategi defensif pelatih Eduardo Almeida berjalan efektif.
Meski unggul dalam penguasaan bola, Dewa tak mampu menciptakan peluang berbahaya.
Justru Semen Padang beberapa kali mengancam lewat skema counter attack.
Skor 0-0 bertahan hingga turun minum.
Alih-alih tampil dominan, Dewa United justru kehilangan kendali di akhir laga.
Petaka pertama datang saat Marukawa melakukan pelanggaran di dekat kotak penalti sendiri pada menit ke-90.
Eksekusi tendangan bebas Filipe Chaby meluncur mulus ke pojok atas gawang dan gagal ditepis kiper Sonny Stevens. Semen Padang unggul 1-0.
Baca Juga: Hasil Drawing ACL Two 2025: Persib Bandung Satu Grup dengan Klub Pratama Arhan, Full Asia Tenggara
Belum sempat Dewa menyusun serangan balasan, gol kedua lahir.
Pada menit ke-90+6, Bruno Gomes menuntaskan umpan terobosan dengan penyelesaian dingin ke pojok kanan gawang.
Wasit akhirnya meniup peluit panjang saat skor 2-0 untuk Semen Padang.
Kemenangan ini menandai awal manis bagi Semen Padang yang musim lalu berjuang di papan bawah.
Kini mereka mengoleksi tiga poin penting dan menunjukkan bahwa musim ini mereka bukan sekadar penggembira.
Sebaliknya, Dewa United menjadi sorotan. Dengan dua kekalahan beruntun, mereka terpuruk di dasar klasemen dan memikul tekanan besar untuk segera bangkit di laga-laga selanjutnya. (tif/naz)
Editor : Mizan Ahsani