Jawa Pos Radar Madiun - Pekan ketiga Liga Italia langsung menyuguhkan laga panas bertajuk Derby d’Italia.
Inter Milan yang dilatih Cristian Chivu akan menantang Juventus besutan Igor Tudor di Stadion Juventus, Turin, Sabtu (13/9) malam, pukul 23.00 WIB.
Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, memastikan timnya dalam kondisi siap tempur.
Seluruh pemain sudah tersedia usai jeda internasional, dan motivasi skuad Nerazzurri disebut berada di level tinggi.
“Hari ini adalah hari pertama semua pemain sudah kembali, yang terpenting mereka siap bermain di pertandingan besok,” ungkap Chivu dikutip laman resmi klub, Sabtu (13/9).
Chivu menegaskan bahwa laga kontra Juventus bukan sekadar perebutan tiga poin. Menurutnya, Derby d’Italia memiliki makna historis yang sudah disadari oleh kedua tim.
Setelah kekalahan mengejutkan 1-2 dari Udinese di Giuseppe Meazza pekan lalu, Chivu menilai duel kontra Juventus menjadi momen tepat untuk bangkit.
“Kami butuh mentalitas yang tepat, ketenangan, serta energi untuk menghadapi situasi berbeda,” jelasnya.
“Semua sadar betapa pentingnya laga ini. Kami harus belajar dari kesalahan dan bangkit dengan keberanian,” sambung Chivu.
Sementara itu, pelatih Juventus Igor Tudor mengaku percaya diri dengan kedalaman skuadnya. Ia menilai tiap lini Bianconeri kini memiliki kualitas mumpuni.
Tudor menyoroti variasi di lini depan dengan kehadiran Dusan Vlahovic, Jonathan David, dan Lois Openda.
“Mereka punya karakter berbeda, kombinasi yang luar biasa. Itu membuat kami fleksibel dalam menyerang,” kata Tudor.
Selain itu, sektor tengah dan belakang juga dinilai solid. Teun Koopmeiners disebut tampil impresif, sedangkan Gleison Bremer dan Pierre Kalulu semakin padu menjaga pertahanan.
Tudor menambahkan, fokus utama timnya adalah menjaga konsentrasi di set pieces, organisasi permainan, dan kualitas kolektif.
“Saya ingin melihat tim fokus dan siap. Laga ini penting, tapi kami lebih menekankan bagaimana Juventus bermain dengan identitasnya,” ujarnya.
Inter Milan saat ini berada di peringkat keenam klasemen sementara dengan tiga poin dari dua laga.
Sementara Juventus menempati posisi kedua dengan enam poin, sama dengan Napoli yang berada di puncak.
Derby d’Italia kali ini diprediksi berjalan sengit. Inter membawa misi kebangkitan, sementara Juventus berupaya mempertahankan start sempurna di awal musim. (naz)
Editor : Mizan Ahsani