Jawa Pos Radar Madiun – Novak Djokovic kembali menorehkan sejarah di dunia tenis.
Petenis Serbia berusia 38 tahun itu melangkah ke semifinal Shanghai Masters 2025 setelah menundukkan Zizou Bergs dengan skor 6-3, 6-4, Jumat (10/10).
Kemenangan tersebut membuat Djokovic resmi menjadi semifinalis tertua dalam sejarah ATP Masters 1000.
“Sejujurnya, saya hanya berusaha untuk tetap bertahan di lapangan,” ujar Djokovic usai pertandingan, dikutip dari ATP.
“Bergs bermain dengan kekuatan luar biasa. Saya mencoba membuatnya kehilangan bola, dan itulah yang akhirnya terjadi.”
Hadapi Tekanan Fisik di Cuaca Panas
Djokovic sempat tampak kesulitan di set pertama akibat masalah pada kaki kirinya dan cuaca terik di Shanghai.
Namun, peraih 24 gelar Grand Slam itu menunjukkan mental juara dengan menahan empat dari lima break point yang dihadapinya.
Menurut statistik ATP, Djokovic kini mencatat rekor sempurna 27-0 musim ini setiap kali memenangi set pertama.
Unggulan keempat itu sempat kehilangan momentum saat memimpin 5-4 di set kedua, namun berhasil mematahkan balik servis Bergs untuk memastikan kemenangan di gim berikutnya.
“Seharusnya saya menutup pertandingan lebih cepat, tapi dia bermain bagus. Saya sedikit terlalu pasif di beberapa poin penting,” aku Djokovic.
Perpanjang Rekor ke Semifinal Masters ke-80
Lolosnya Djokovic ke semifinal Shanghai juga memperpanjang rekornya di ajang Masters 1000, dengan 80 kali tampil di babak empat besar sepanjang kariernya.
Selain itu, petenis berjuluk The Djoker ini kini hanya berjarak dua kemenangan lagi untuk meraih gelar Masters ke-41, sekaligus gelar pertamanya sejak Paris Masters 2023.
“Kondisi di lapangan sangat menantang bagi semua pemain. Saya hanya berusaha tetap bertahan dan fokus pada permainan saya,” ujarnya.
Tantangan Berikutnya: Petenis Kualifikasi Asal Monaco
Di babak semifinal, Djokovic akan menghadapi Valentin Vacherot, petenis kualifikasi asal Monaco yang membuat kejutan besar dengan mengalahkan unggulan ke-10 Holger Rune 2-6, 7-6(4), 6-4.
Pertemuan keduanya menjadi laga pertama antara pemain berpengalaman melawan pendatang baru yang tengah menanjak performanya. (naz)
Editor : Mizan Ahsani