Jawa Pos Radar Madiun – Dunia sepak bola Asia Tenggara memasuki babak baru.
Presiden FIFA Gianni Infantino resmi meluncurkan FIFA ASEAN Cup, turnamen regional yang melibatkan seluruh 11 negara Asia Tenggara.
Turnamen ini akan masuk dalam kalender resmi FIFA, yang berarti pemain dari klub mana pun bisa dipanggil tanpa hambatan.
Pengumuman dilakukan saat KTT ASEAN ke-47 di Kuala Lumpur, Malaysia, disaksikan langsung oleh Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Anwar Ibrahim.
Kesepakatan tersebut tertuang dalam nota kerja sama (MoU) antara Infantino dan Sekjen ASEAN Kao Kim Hourn.
“Turnamen ini disepakati oleh semua anggota ASEAN. Ini akan menampilkan pemain terbaik Asia Tenggara dalam kalender resmi FIFA,” ujar Infantino.
Baca Juga: Klasemen LaLiga usai Real Madrid Hajar Barcelona di El Clasico
Dengan adanya FIFA ASEAN Cup, muncul pertanyaan besar soal nasib Piala AFF (ASEAN Championship) yang sudah lebih dulu eksis sejak 1996.
Selama hampir tiga dekade, Piala AFF menjadi ajang dua tahunan paling bergengsi di kawasan ini.
Turnamen yang kini bernama ASEAN Hyundai Cup diikuti oleh 10 negara, dengan Thailand sebagai pengoleksi gelar terbanyak (7 kali), disusul Singapura (4), dan Vietnam (3).
Sejak 2024, AFF Championship bahkan sudah diakui FIFA sebagai turnamen resmi kategori A.
Namun, dengan hadirnya FIFA ASEAN Cup, status dan jadwal keduanya bisa tumpang tindih.
Belum ada kejelasan apakah FIFA ASEAN Cup akan menggantikan AFF Championship, atau keduanya akan berjalan berdampingan dengan format dan waktu berbeda.
Namun, keunggulan FIFA ASEAN Cup adalah masuk ke kalender internasional resmi, artinya semua negara dapat menurunkan skuad terbaik tanpa bentrok dengan jadwal klub.
Sementara AFF Championship masih diselenggarakan oleh ASEAN Football Federation (AFF), yang selama ini berdiri independen dari FIFA.
Turnamen tersebut juga telah menjadi bagian penting dalam rivalitas kawasan seperti Indonesia vs Malaysia, Thailand vs Vietnam, dan derbi lainnya.
Publik sepak bola Asia Tenggara kini menunggu keputusan berikutnya, apakah AFF Championship akan tetap dipertahankan, disesuaikan jadwalnya, atau justru dilebur ke dalam format baru FIFA ASEAN Cup. (naz)
Editor : Mizan Ahsani